Rusia Kembali Gempur Ukraina, Sirene Serangan Udara Meraung-raung

Selasa, 11 Oktober 2022 - 19:36 WIB
loading...
Rusia Kembali Gempur...
Rusia kembali menggempur Ukraian untuk hari kedua berturut-turut. Foto/CNBC
A A A
KIEV - Sirene serangan udara terdengar di seluruh Ukraina saat negara itu diguncang oleh serangan rudal untuk hari kedua berturut-turut setelah serangan di Jembatan Kerch Krimea.

Menurut outlet berita lokal, peringatan udara terdengar di Ibu Kota Ukraina Kiev, dan sejumlah kota lain diantaranya Zaporizhzhia, Luhansk, Donetsk, dan Odesa.

Ini terjadi setelah serangan Rusia pada Senin pagi menewaskan sedikitnya 19 orang dan melukai 105, juga mengganggu aliran listrik di beberapa daerah.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan serangan itu sebagai pembalasan atas ledakan di jembatan utama ke Semenanjung Crimea yang dicaplok. Kiev sendiri belum mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Pada hari Selasa (11/10/2022), ledakan baru dilaporkan di beberapa wilayah, termasuk Zaporizhzhia, Mykolaivska, Odesa dan Vinnytsia.

Baca: Vladimir Putin: Taktik Teror Kiev Bukan Hal Baru

Kepala pemerintahan regional di wilayah Vinnytsia, Sergei Borzov mengatakan, dua drone kamikaze Shahed-136 buatan Iran menyerang pada Selasa pagi.

"Pada dini hari, pasukan Rusia melancarkan serangan rudal lain ke kota Zaporizhzhia," kata kepala administrasi militer regional, Alexander Starukh, dengan mencatat bahwa fasilitas infrastruktur menjadi sasaran seperti dikutip dari Newsweek.

Sekretaris dewan kota Zaporizhzhia, Anatoly Kurtev, mengatakan bahwa sebuah sekolah, rumah sakit, dan bangunan tempat tinggal rusak akibat serangan Rusia. Dia memperlihatkan gambar di saluran Telegramnya yang menunjukkan kehancuran yang disebabkan oleh serangan rudal Rusia.

Pejabat lokal lainnya melaporkan pemadaman listrik dan kebakaran di beberapa distrik Zaporizhzhia.

Kota ini telah dilanda empat kali serangan selama seminggu terakhir. Menurut Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, setidaknya 43 orang tewas di Zaporizhzhia sejak 3 Oktober akibat serangan tersebut.

Baca: Zelensky: Drone dan Rudal Iran Digunakan dalam Serangan Rusia ke Ukraina

"Angkatan Bersenjata Ukraina menembak jatuh delapan drone kamikaze Shahed-136 di atas wilayah Mykolaiv dan Odesa pada Selasa pagi," kata Komando Operasi Pivden di Facebook.

Kementerian Pertahanan Ukraina pada hari Senin mengatakan di Twitter bahwa serangan rudal Rusia di kota-kota dan daerah sipil adalah upaya untuk "mengkompensasi" kemunduran baru-baru ini dalam perang yang lesu oleh Putin.

Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina, Valerii Zaluzhnyi, mengatakan pada hari Senin bahwa Rusia telah meluncurkan 83 rudal, 45 di antaranya ditembak jatuh oleh pertahanan udara.

Ledakan dilaporkan di Kiev, serta di wilayah Kharkiv selatan, di mana Ukraina melakukan serangan balasan yang sukses pada bulan September, Dnipro di Ukraina tengah, Lviv, Odesa, Zaporizhzhia, Zhytomyr, sebuah kota di wilayah Sumy, Khmelnytskyi, Ternopil, Obukhiv, Kryvyi Rih, Poltava dan Vinnytsia.

Pihak berwenang Ukraina mengatakan beberapa ledakan adalah hasil kerja dari pertahanan udara Ukraina.

Baca: Ukraina: Serangan Rudal Rusia Rusak 11 Infrastruktur Penting di Penjuru Negeri

“Anda hanya tidak mengerti—serangan teroris Anda hanya membuat kami lebih kuat. Kami mengejar Anda,” cuit kementerian itu.

Sebanyak 301 pemukiman di Kiev, Lviv, Sumy, Ternopil dan Khmelnytskyi tetap tanpa listrik akibat serangan Senin, Ukrinform melaporkan.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Uruguay Comeback atas Cape Verde di Babak Pertama
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Berita Terkini
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved