Vladimir Putin: Taktik Teror Kiev Bukan Hal Baru
Selasa, 11 Oktober 2022 - 01:48 WIB
loading...
Vladimir Putin: Taktik Teror Kiev Bukan Hal Baru. FOTO/TASS
A
A
A
ST. PETERSBURG - Rezim Kiev telah lama menggunakan taktik teroris. Hal itu diungkapkan Presiden Rusia Vladimir Putin sehubungan dengan serangan di jembatan Crimea .
"Jelas bahwa penghasut, penyelenggara, dan pelaku serangan teroris (di jembatan Crimea) adalah layanan khusus Ukraina. Rezim Kiev telah lama menggunakan taktik teroris," kata Putin saat membuka pertemuan dengan anggota tetap Dewan Keamanan, Senin (10/10/2022), seperti dikutip dari TASS.
Baca: Konfirmasi Serangan Rudal Presisi di Ukraina, Putin Sebut Balasan untuk Serangan Teroris!
Menurut Putin, kejahatan yang dilakukan Kiev termasuk pembunuhan tokoh masyarakat, jurnalis, dan ilmuwan, baik di Ukraina dan Rusia.
"Ini adalah penembakan teroris di kota-kota di Donbass, yang telah berlangsung selama lebih dari delapan tahun. Ini juga merupakan tindakan terorisme nuklir, maksud saya serangan rudal dan artileri di pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporozhye," lanjut Putin.
"Jelas bahwa penghasut, penyelenggara, dan pelaku serangan teroris (di jembatan Crimea) adalah layanan khusus Ukraina. Rezim Kiev telah lama menggunakan taktik teroris," kata Putin saat membuka pertemuan dengan anggota tetap Dewan Keamanan, Senin (10/10/2022), seperti dikutip dari TASS.
Baca: Konfirmasi Serangan Rudal Presisi di Ukraina, Putin Sebut Balasan untuk Serangan Teroris!
Menurut Putin, kejahatan yang dilakukan Kiev termasuk pembunuhan tokoh masyarakat, jurnalis, dan ilmuwan, baik di Ukraina dan Rusia.
"Ini adalah penembakan teroris di kota-kota di Donbass, yang telah berlangsung selama lebih dari delapan tahun. Ini juga merupakan tindakan terorisme nuklir, maksud saya serangan rudal dan artileri di pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporozhye," lanjut Putin.
Lihat Juga :