Eks Jenderal AS: Kenyataan di Medan Perang Menyedihkan bagi Putin

Kamis, 06 Oktober 2022 - 13:51 WIB
loading...
Eks Jenderal AS: Kenyataan...
David Petraeus, pensiunan jenderal AS yang juga mantan direktur CIA, sebut kenyataan di medan perang Ukraina sangat menyedihkan bagi Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - David Petraeus, pensiunan jenderal militer Amerika Serikat (AS) yang juga mantan direktur CIA, mengatakan apa yang terjadi di medan perang Ukraina adalah kenyataan yang sangat menyedihkan bagi Presiden Rusia Vladimir Putin .

Petraeus berpendapat Putin "tidak bergerak" dalam hal membalikkan nasib pasukan Rusia yang bertempur di Ukraina.

Menurutnya, pasukan Rusia terlihat semakin putus asa. Namun, dia memperingatkan bahwa Moskow masih tidak dapat diprediksi.

Serangan balasan Ukraina di timur dan selatan negara itu membuat keuntungan yang signifikan meskipun ada mobilisasi massal di seluruh Rusia untuk membawa lebih banyak pasukan ke dalam pertempuran.

Baca juga: Drone Kamikaze Iran Dilaporkan Serang Ibu Kota Ukraina untuk Pertama Kalinya

"Dia mencoba semua tindakan putus asa yang berbeda ini. Tetapi kenyataannya adalah kenyataan yang dihadapi Rusia di medan perang adalah bahwa Ukraina memiliki kekuatan yang jauh lebih mampu dan lebih besar daripada negara [Rusia] yang lebih dari tiga kali ukuran mereka," kata Petraeus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
Sarwendah Akhirnya Buka...
Sarwendah Akhirnya Buka Suara, Tegas Bantah Halangi Ruben Onsu Bertemu Anak
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved