Mengapa Israel Dibiarkan Curi Tanah Palestina tapi Rusia Dikecam Caplok Wilayah Ukraina?

Rabu, 05 Oktober 2022 - 13:00 WIB
loading...
A A A
“Tidak ada ancaman sanksi dan sejenisnya. Tidak ada apa-apa,” tutur Motasem A Dalloul.

Dia menjelaskan, “Uni Eropa (UE) yang merupakan mitra komersial terbesar Israel, mengklaim kemungkinan besar akan menggunakan cara diplomatik untuk mencegah Israel melakukan pencaplokannya, tetapi kita belum pernah melihat sesuatu yang lebih konkret dan praktis untuk mencegah pelanggaran harian negara pendudukan terhadap hukum internasional, meskipun volume dan sifat hubungan UE-Israel memberi Brussels pengaruh untuk melakukan sesuatu yang lebih dari sekadar mengucapkan kata-kata.”

“Apakah ada negara yang memberlakukan sanksi terhadap Israel, atau memutuskan hubungan diplomatik sampai negara itu mengakhiri pendudukan dan pencaplokannya atas tanah Palestina?” tanya dia.

Sebaliknya, menurut dia, Barat terus memberikan negara apartheid dukungan diplomatik, politik, ekonomi dan militer tanpa syarat. “Gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi yang damai terhadap Israel bahkan telah dikriminalisasi di beberapa negara,” papar dia.

Sementara Rusia tampaknya memberi penduduk berbahasa Rusia di daerah yang telah dicaploknya pilihan tentang langkah tersebut, dan dalam referendum mereka memilih Rusia.

“Adapun Israel telah mengambil jalan lain, melakukan segala upaya untuk membersihkan tanah yang diduduki dari penduduk asli Palestina dengan menghancurkan rumah mereka, mencabut izin tinggal dan, ketika semuanya gagal, hanya membunuh mereka,” ungkap dia.

Sendirian di antara semua negara anggota PBB, Israel tidak pernah menyatakan di mana perbatasannya terletak, dan diizinkan memperluas melalui aneksasi dengan impunitas.

“Sejak pencaplokan ilegal Yerusalem, Israel telah memperlakukan penduduk Palestina di kota itu sebagai imigran yang tidak diinginkan dan bekerja secara sistematis untuk mengusir mereka keluar dari daerah itu," ujar dia.

Namun, tidak ada sanksi yang dikenakan terhadap Israel dan tidak ada jutaan dolar dan senjata yang dicurahkan untuk membantu para korban Palestina membebaskan diri dari penjajahan Israel.

“Bukankah paradoks bahwa masyarakat internasional mendukung, mendanai, dan mempersenjatai negara yang setiap hari melanggar hukum internasional, sambil memotong dukungan nyata bagi para korban aneksasi dan kolonialisme?” tanya dia.

Dia menambahkan, “Ketika para korban menawarkan perlawanan yang sah terhadap pendudukan dan kolonisasi tanah mereka, mereka digambarkan sebagai teroris oleh orang yang sama yang sekarang menyatakan dengan sombong bahwa Rusia telah melanggar hukum internasional? Ironi terbesar adalah bahwa Israel juga mengutuk pencaplokan Rusia atas wilayah Ukraina. Anda tidak bisa melakukan hal ini.”

“Saya yakin bahwa Putin benar untuk mengatakan bahwa Barat tidak memiliki landasan moral yang tinggi dalam hal-hal seperti itu, dan tentu saja tidak memiliki hak moral untuk berbicara tentang demokrasi. Dan bahwa negara-negara Barat hanya bertindak sebagai imperialis bahwa mereka ‘selalu begitu’,” pungkas dia.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Rusia Intensifkan Serangan,...
Rusia Intensifkan Serangan, Sekjen NATO Justru Berkunjung ke Ukraina
3 Fakta Robot Ukraina...
3 Fakta Robot Ukraina yang Membunuh Ribuan Tentara Rusia
Drone Ukraina Hancurkan...
Drone Ukraina Hancurkan Kilang Minyak Rusia
Indonesia Gabung BoP,...
Indonesia Gabung BoP, Great Institute Ajak Masyarakat Baca Lagi Resolusi DK PBB 2803
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Laba Maskapai Penerbangan...
Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 
Rekomendasi
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Berita Terkini
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved