Waswas Akan Serangan Nuklir Rusia, Ukraina Siapkan Pusat Evakuasi di Kiev

Rabu, 05 Oktober 2022 - 05:46 WIB
loading...
Waswas Akan Serangan Nuklir Rusia, Ukraina Siapkan Pusat Evakuasi di Kiev
Waswas akan serangan nuklir Rusia, Ukraina siapkan pusat evakuasi di Kiev. Foto/Ilustrasi
A A A
KIEV - Ukraina sedang mempersiapkan pusat-pusat evakuasi di Ibu Kota Kiev sebagai persiapan untuk kemungkinan serangan nuklir. Itu menyusul peringatan dari Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa negaranya akan mengambil setiap tindakan yang diperlukan untuk mengklaim kemenangan.

Putin baru-baru ini mengancam bahwa Rusia tidak akan ragu untuk menggunakan senjata nuklir guna melawan apa yang disebutnya sebagai ancaman terhadap integritas teritorial negaranya.

Persiapan itu dilakukan menyusul langkah eskalasi Rusia dalam perang untuk mencaplok bagian-bagian Ukraina yang diduduki menyusul referendum di masing-masing wilayah. Pemungutan suara itu dipandang oleh sebagian besar komunitas internasional tidak sah dan sekutu Ukraina, termasuk Amerika Serikat (AS), mengutuk pencaplokan yang dilakukan Rusia.

Baca: Kirim Pasukan ke Perbatasan, Lukashenko Tuding Ukraina Lakukan Provokasi

Dewan Kota Kiev mengatakan pusat evakuasi sedang dilengkapi dengan pil kalium yodium, yang dapat membantu melawan penyerapan radiasi, jika terjadi serangan nuklir di ibukota, seperti dikutip dari The Hill, Rabu (5/10/2022).

Putin, dalam membuat ancaman nuklirnya, tampaknya membalas komentar seperti yang disampaikan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, yang awal tahun ini menolak ancaman nuklir sebagai gertakan.

“Ini bukan gertakan. Dan mereka yang mencoba memeras kami dengan senjata nuklir harus tahu bahwa baling-baling cuaca dapat berputar dan menunjuk ke arah mereka,” kata presiden Rusia dalam pidatonya yang disiarkan televisi.

Baca: Latvia Menyebut Rusia sebagai Negara Pendukung Teroris, Kok Bisa?

Zelensky dan masyarakat internasional telah sangat waspada atas potensi serangan nuklir atau kecelakaan selama perang Rusia-Ukraina, yang sekarang telah berlangsung lebih dari tujuh bulan.

Pasukan Rusia merebut daerah sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhya Ukraina, pembangkit listrik terbesar di Eropa, pada awal konflik. Risiko yang ditimbulkan oleh pertempuran di dekatnya dan kehadiran militer yang berkelanjutan di Zaporizhzhya, yang masih dijalankan oleh pekerja Ukraina, telah menimbulkan kekhawatiran internasional.

Baca: 200.000 Pasukan Cadangan Rusia Dimobilisasi dalam 2 Pekan

(ian)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1875 seconds (10.177#12.26)