4 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Mematikan Israel di Tepi Barat

Rabu, 28 September 2022 - 22:43 WIB
loading...
A A A
“Pendudukan Israel terus mempermainkan kehidupan rakyat Palestina kami, dan merusak keamanan dan stabilitas dengan melanjutkan kebijakan eskalasinya,” kata juru bicara kepresidenan Otoritas Palestina Nabil Abu Rudeineh dalam sebuah pernyataan.

Baca: Menlu Retno Sebut Gerakan Non-Blok Berutang Memerdekakan Palestina

“Israel masih merupakan negara di atas hukum internasional, dan bahwa Israel dan Amerika Serikat telah kehilangan kredibilitas mereka dengan menuntut ketenangan dan pemeliharaan stabilitas, dan di lapangan mempraktikkan segala bentuk eskalasi, pembunuhan, dan penghancuran terhadap rakyat Palestina, tanah dan tempat suci mereka,” tambah Abu Rudeineh.

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, ini sudah menjadi tahun paling mematikan bagi warga Palestina di Tepi Barat sejak 2015. Lebih dari 35 dari mereka yang tewas berada di Jenin.

Israel mengatakan sebagian besar korban tewas terlibat kekerasan dengan tentara selama operasi militer, tetapi puluhan warga sipil tak bersenjata juga tewas, kata kelompok hak asasi manusia B'Tselem.

Selama berbulan-bulan, Israel telah secara teratur menyerang kota-kota di Tepi Barat, dengan fokus terutama pada Jenin dan Nablus, dengan mengatakan pihaknya menargetkan militan dan gudang senjata mereka sebelum mereka memiliki kesempatan untuk menyeberang ke Israel dan melakukan serangan.

Operasi yang dijuluki “Breaking the Wave” oleh IDF, diluncurkan setelah serangkaian serangan terhadap Israel. Setidaknya 20 warga Israel dan orang asing tewas dalam serangan yang menargetkan warga sipil dan tentara di Israel dan Tepi Barat sepanjang tahun ini.

Baca: Abbas Salahkan Dunia Internasional karena Membiarkan Israel Tindas Palestina
(ian)
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3747 seconds (10.55#12.26)