Kabur dari Mobilisasi Militer, Antrean Eksodus Warga Rusia Capai 16 Km

Selasa, 27 September 2022 - 17:01 WIB
loading...
Kabur dari Mobilisasi Militer, Antrean Eksodus Warga Rusia Capai 16 Km
Citra satelit menunjukkan antrean eksodus warga Rusia di perbatasan capai lebih dari 16 kilometer. Foto/Sky News
A A A
TBILISI - Gambar satelit terbaru menunjukkan sejumlah besar warga Rusia yang melarikan diri ke Georgia dan Mongolia telah dirilis. Warga Rusia beramai-ramai meninggalkan negaranya setelah Presiden Vladimir Putin mengeluarkan perintah mobilisasi ratusan ribu tentara cadangan untuk konflik di Ukraina.

Gambar-gambar tersebut menunjukkan antrian kendaraan - truk kargo dan mobil - menunggu dalam kemacetan panjang yang berusaha melewati perbatasan.

Menurut Maxar, yang telah melacak konflik dari satelitnya, antrian untuk menyeberang ke Georgia membentang lebih dari 16 km.

Pada satu titik pada hari Minggu, media pemerintah Rusia melaporkan, perkiraan waktu tunggu untuk memasuki Georgia mencapai 48 jam, dengan lebih dari 3.000 kendaraan mengantri untuk melintasi perbatasan.

Ibukota Georgia, Tbilisi, menurut statistik pemerintah, telah melihat masuknya sekitar 40.000 orang Rusia sejak Moskow menginvasi Ukraina pada 24 Februari seperti dikutip dari Sky News, Selasa (27/9/2022).

Itu terjadi di tengah laporan media Rusia yang belum dikonfirmasi bahwa Kremlin mungkin akan segera menutup perbatasannya untuk pria yang usianya memenuhi syarat untuk dikirim ke pertempuran.

Baca: Pria Bersenjata Tembak Perwira Perekrut Tentara Cadangan Rusia

Para pejabat Jerman telah menyuarakan keinginan untuk membantu orang-orang Rusia yang meninggalkan dinas militer dan telah menyerukan solusi di seluruh Eropa.

Dan di Prancis, para senator berargumen bahwa Eropa memiliki kewajiban untuk membantu dan memperingatkan bahwa tidak memberikan perlindungan kepada orang-orang Rusia yang melarikan diri dapat bermain di tangan Putin.

Namun, negara-negara Uni Eropa lainnya bersikeras bahwa suaka tidak boleh ditawarkan kepada orang-orang Rusia yang melarikan diri sekarang karena perang telah memasuki bulan kedelapan.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1646 seconds (10.101#12.26)