Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara

Minggu, 19 Juli 2026 - 02:25 WIB
loading...
Beda Pendapat dengan...
Beda pendapat dengan pemerintah, banyak warga Rusia didenda dan dipenjara. Foto/X
A A A
MOSKOW - Pihak berwenang Rusia terus menindak keras perbedaan pendapat terhadap perang dengan menahan seorang blogger terkenal dan berupaya mencegah seorang politisi lokal mencalonkan diri untuk parlemen.

Blogger Ilya Remeslo adalah pendukung setia Vladimir Putin hingga ia melakukan perubahan haluan dramatis pada Maret lalu, menyebut presiden sebagai "penjahat perang dan pencuri" dan mengatakan ia harus mengundurkan diri.

Ia kini telah ditahan selama dua bulan karena dicurigai menyebarkan informasi palsu terhadap militer.

Melansir BBC, secara terpisah, Boris Nadezhdin telah dinyatakan bersalah karena "menampilkan simbol-simbol ekstremis", sebuah putusan yang melarangnya mengumpulkan tanda tangan untuk pemilihan parlemen pada bulan September.



Nadezhdin, 63 tahun, menjadi terkenal dua tahun lalu, ketika ia mencoba mencalonkan diri sebagai presiden dengan platform anti-perang, tetapi akhirnya dilarang karena otoritas pemilihan memutuskan bahwa tanda tangan yang dia serahkan cacat.

Hanya sedikit politisi oposisi sejati yang tersisa di Rusia, dan mantan anggota parlemen Nadezhdin lebih memposisikan dirinya sebagai politisi pro-perdamaian.

Sebagian besar telah mengasingkan diri ke luar negeri, sementara tokoh yang paling menonjol, Alexei Navalny, meninggal mendadak di koloni penjara di Arktik pada Februari 2024. Rusia mengatakan dia meninggal karena sebab alami tetapi Inggris dan empat negara Eropa mengatakan mereka yakin dia "diracuni dengan racun mematikan".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Iran Nyatakan Selat...
Iran Nyatakan Selat Hormuz Tetap Ditutup Sampai AS Penuhi Syarat Teheran
Trump Tuduh Rusia Ikut...
Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!
Rekomendasi
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Wakil Ketua Komisi VIII...
Wakil Ketua Komisi VIII DPR: Integrasi Zakat-Pajak Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat
Kumpulan Ayat-ayat Al...
Kumpulan Ayat-ayat Al Quran tentang Pernikahan yang Penting Diketahui
Berita Terkini
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
Perang Iran Dorong Saudi...
Perang Iran Dorong Saudi untuk Memiliki Senjata Nuklir, Tapi Kenapa Diganjal Trump?
10 Tambang Batu Bara...
10 Tambang Batu Bara Terbesar di Dunia, Indonesia Menyumbang 4 Lokasi
Asap Kebakaran Hutan...
Asap Kebakaran Hutan Kanada Serbu New York, Trump Ancam Beri Tarif Baru
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved