Kabur dari Mobilisasi Militer, Antrean Eksodus Warga Rusia Capai 16 Km
Selasa, 27 September 2022 - 17:01 WIB
loading...
A
A
A
"Mereka semua mengerti bahwa tidak mungkin membuat perbedaan saat Anda berada di Rusia, untuk membuat kebaikan, karena segera bahkan tidak mungkin untuk membicarakan apa yang terjadi bahkan di dapur Anda sendiri," imbuhnya.
“Semua protes yang diadakan di Rusia, mereka bubar. Rusia adalah negara polisi yang diperintah oleh tiran, dan mereka akan memiliki cukup banyak petugas polisi, angkatan bersenjata khusus, untuk membubarkan semua warga," sambungnya.
“Jika banyak orang turun ke jalan, mereka dapat dengan mudah menggunakan senjata. Mereka sudah mencoba metode itu di Belarus dan kami tahu bagaimana akhirnya," ia melanjutkan.
"Rezim tidak akan jatuh. Rezim kuat. Mereka akan memiliki sumber daya yang cukup untuk membunuh warganya sendiri. Saya tidak ingin menjadi saksi atau peserta dari peristiwa ini," tukasnya.
Baca: Protes Perintah Mobilisasi, 730 Orang Ditangkap Polisi Rusia
“Semua protes yang diadakan di Rusia, mereka bubar. Rusia adalah negara polisi yang diperintah oleh tiran, dan mereka akan memiliki cukup banyak petugas polisi, angkatan bersenjata khusus, untuk membubarkan semua warga," sambungnya.
“Jika banyak orang turun ke jalan, mereka dapat dengan mudah menggunakan senjata. Mereka sudah mencoba metode itu di Belarus dan kami tahu bagaimana akhirnya," ia melanjutkan.
"Rezim tidak akan jatuh. Rezim kuat. Mereka akan memiliki sumber daya yang cukup untuk membunuh warganya sendiri. Saya tidak ingin menjadi saksi atau peserta dari peristiwa ini," tukasnya.
Baca: Protes Perintah Mobilisasi, 730 Orang Ditangkap Polisi Rusia
(ian)
Lihat Juga :