Apa yang Terjadi di Rusia Jika Presiden Vladimir Putin Tiba-tiba Meninggal?

Rabu, 14 September 2022 - 00:38 WIB
loading...
A A A
Tokoh oposisi paling terkenal, setidaknya di luar politik Rusia, adalah Alexey Navalny, yang dijatuhi hukuman sembilan tahun atas tuduhan penggelapan pada bulan Maret.

Tetapi bahkan jika dia bebas, popularitasnya yang sebenarnya di antara orang Rusia sederhana.

Yevgeny Roizman, tokoh oposisi lain yang terlihat yang pernah menjadi wali kota populer Yekaterinburg, baru-baru ini ditangkap dengan tuduhan mendiskreditkan angkatan bersenjata, yang dapat dihukum tiga tahun penjara.

Mungkin petunjuk untuk masa depan Rusia mungkin ada di Uzbekistan, bekas republik Soviet lainnya yang diperintah oleh mantan pejabat Soviet, Islam Karimov, dari era kemerdekaan pada 1991, hingga kematiannya pada 2016.

Selama waktu itu, Karimov memperpanjang masa kekuasaannya melalui pemilihan umum, referendum dan reformasi konstitusi yang dianggap oleh banyak orang sebagai kecurangan.

Keluarganya semakin kaya dan perbedaan pendapat ditekan.

Setelah kematiannya, media dan ekonomi menikmati lebih banyak kebebasan dan lusinan tahanan politik dibebaskan selama masa reformasi, tetapi sebaliknya banyak pejabat yang sama tetap berkuasa dan struktur pemerintahan tetap tidak berubah.

Namun, para ahli mengatakan ada harapan untuk Rusia yang lebih damai, bahkan jika peluang untuk demokrasi yang lebih besar sangat tipis.

“Sepertinya tidak akan ada orang yang lebih hawkish [setelah Putin], tetapi kita juga tidak boleh mengharapkan seorang liberal,” kata Galeotti.

“Yang terbaik yang bisa kita harapkan adalah seorang kleptokrat pragmatis yang menghargai bahwa perang itu buruk untuk bisnis dan dengan demikian akan memiliki alasan yang sangat mementingkan diri sendiri untuk mengurangi konfrontasi saat ini. Saat ini, orang-orang seperti Perdana Menteri Mikhail Mishustin atau Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin mungkin cocok dengan cetakan itu, tetapi itu tidak berarti mereka selalu mungkin untuk naik ke tampuk kekuasaan.”

Stanovaya percaya bahwa "siloviki" mungkin berubah menjadi jauh lebih pragmatis.

"Putin benar-benar terobsesi dengan misi sejarahnya, dia sangat emosional tentang Ukraina," katanya.

“Mungkin lebih mudah bagi Barat untuk berurusan dengan siloviki karena ambisi mereka lebih rendah. Bahkan jika Rusia menjadi lebih anti-Barat, mungkin ada lebih banyak ruang untuk berurusan dengan Rusia.”

Tahun lalu, Putin mengatakan kepada rakyat Rusia: “Akan tiba saatnya ketika, saya harap, saya dapat mengatakan bahwa orang ini dan itu layak menurut pendapat saya untuk memimpin negara yang begitu indah seperti Rusia, tanah air kita.”

Ternyata, saat itu yang dimaksud Putin belum tiba.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Israel Incar Pemimpin...
Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 
Rekomendasi
Harry Kane Cetak Brace,...
Harry Kane Cetak Brace, Inggris Singkirkan DR Kongo
Rayakan 70 Juta Streaming...
Rayakan 70 Juta Streaming ‘Masa Ini, Nanti, dan Masa Indah Lainnya’, Nuca Adakan '[LAGI] Sama Nuca’
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Berita Terkini
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Infografis
Vladimir Putin: Rusia...
Vladimir Putin: Rusia Segera Habisi Militer Ukraina!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved