AS Ingin Perang Ukraina Berkepanjangan untuk Hancurkan Rusia

Kamis, 11 Agustus 2022 - 08:03 WIB
loading...
AS Ingin Perang Ukraina...
China menilai AS berupaya membuat perang di Ukraina berkepanjangan untuk melelahkan dan menghancurkan Rusia. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Amerika Serikat (AS) berusaha untuk memperpanjang perang di Ukraina selama mungkin untuk melemahkan dan menghancurkan Rusia . Demikian penilaian Duta Besar China untuk Rusia, Zhang Hanhui.

Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita TASS yang diterbitkan Rabu (10/8/2022), Zhang mengatakan AS-lah yang telah memprakarsai lima putaran ekspansi NATO ke arah timur, mengarahkan "revolusi warna" di Ukraina dan menggiring Rusia ke sudut dalam hal keamanan.

Menurut diplomat tersebut, semua faktor ini digabungkan sehingga menyebabkan konflik yang terjadi saat ini di Ukraina.

Dia menggambarkan AS sebagai pemrakarsa dan pentolan dari pembakar krisis Ukraina.

Baca juga: Beri Dukungan, Wanita Ukraina Kirimi Tentara Perang Foto Telanjang Seksi

Zhang mengeklaim bahwa dengan menampar Moskow dengan sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan memberikan lebih banyak senjata kepada Kiev, Washington berusaha untuk memperpanjang konflik bersenjata selama mungkin.

"Strategi ini bertujuan untuk melelahkan dan menghancurkan Rusia pada akhirnya," ujarnya.

Dubes China tersebut mencatat bahwa dia melihat kesejajaran antara konflik di Ukraina dan eskalasi terbaru di sekitar Taiwan.
Dia menuduh Gedung Putih menyebarkan "jenis alat" yang sebelumnya digunakan di negara Eropa Timur.

"Fakta bahwa AS melenturkan ototnya di depan pintu China, mengatur berbagai kelompok anti-China, dan sekarang secara terbuka melintasi semua perbatasan dalam masalah Taiwan," paparnya.

Dia menjuluki hal itu sebagai versi Asia-Pasifik dari "ekspansi ke timur NATO".

Zhang menunjukkan bahwa AS secara efektif mengejar tujuan yang sama sehubungan dengan China seperti halnya vis-a-vis Rusia—untuk menghambat perkembangan dan kebangkitan China, ikut campur dalam urusan internalnya serta menghabiskan dan menahannya dengan bantuan perang dan sanksi.

Pejabat itu melanjutkan dengan berargumen bahwa krisis di Ukraina dan kunjungan terakhir Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan menunjukkan bahwa Washington berniat menghidupkan kembali mentalitas Perang Dingin.

"Apalagi, Perang Dingin baru ini sudah berlangsung," katanya.

Zhang menggambarkan AS sebagai kekuatan yang menghancurkan aturan internasional dan menyebabkan ketidakstabilan dan ketidakpastian di seluruh dunia.

"Hegemoni dan ketergantungan Washington pada kekuatan adalah tantangan terbesar bagi kemajuan dan perkembangan damai peradaban manusia,” imbuh dia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Sandy Tumiwa Unggah...
Sandy Tumiwa Unggah Foto Bareng Tessa Kaunang, Captionnya Bikin Hebol Lagi
Berita Terkini
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved