Kelompok Teroris Perintahkan Anggotanya Jadikan Covid-19 sebagai Senjata

Senin, 29 Juni 2020 - 21:09 WIB
loading...
Kelompok Teroris Perintahkan...
Kepala Pusat Anti-Terorisme Persemakmuran Negara-Negara Independen (CIS), Andrey Novikov menuturkan kelompok teroris memerintahkan anggota mereka untuk menyebarkan Covid-19 di tempat-tempat umum. Foto/Ist
A A A
MOSKOW - Kelompok-kelompok teroris telah memerintahkan para anggotanya untuk menggunakan Covid-19 sebagai senjata. Kelompok teroris, memerintahkan anggota mereka, khususnya anggota baru untuk menyebarkan Covid-19 di tempat-tempat umum.

Kepala Pusat Anti-Terorisme Persemakmuran Negara-Negara Independen (CIS), Andrey Novikov mengatakan, ketika pemerintah berusaha memastikan keamanan kesehatan, dengan fokus melindungi kehidupan dan kesehatan rakyat mereka, kelompok teroris memanfaatkan krisis ini untuk mendukung aksi mereka.

( Baca juga: Angka Kesembuhan COVID-19 RI di Bawah Persentase Rata-rata Dunia )

"Kelompok teroris internasional tidak hanya mengambil keuntungan dari situasi sulit untuk merekrut lebih banyak anggota baru, mereka menyerukan kepada anggota mereka yang terinfeksi untuk menyebarkan Covid-19 seluas mungkin di tempat-tempat umum, lembaga negara dan sebagainya," ucapnya.

Novikov, seperti dilansir Tass pada Senin (29/6/2020), kemudian mengatakan pernyataan seperti itu membentuk kategori informasi yang terpisah dan ancaman psikologis bagi orang-orang.

"Oleh karena itu, negara-negara yang memiliki sistem yang efektif untuk mengendalikan situasi epidemiologis, mengidentifikasi yang terinfeksi dan mengobati orang sakit berada di posisi terbaik," ujarnya.

Sebelumnya, Novikov mengatakan bahwa kelompok teroris manfaatkan krisis Covid-19 untuk rekrut anggota baru. Novikov mengatakan menurunnya pendapatan dan standar hidup akibat pandemi Covid-19 telah mempermudah teroris untuk merekrut anggota baru.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
Trump Sebut Israel Bisa...
Trump Sebut Israel Bisa Hancur dalam 24 Jam jika Iran Punya Senjata Nuklir
Rekomendasi
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Berita Terkini
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Infografis
Rusia Tolak Gencatan...
Rusia Tolak Gencatan Senjata sebagai Solusi Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved