Parlemen Belgia Serukan Sanksi UE Jika Israel Nekat Caplok Tepi Barat
Sabtu, 27 Juni 2020 - 05:38 WIB
loading...
Parlemen Belgia menyerukan sanksi Uni Eropa jika Israel nekat mencaplok Tepi Barat. Foto/Foreign Policy
A
A
A
BRUSSELS - Parlemen Belgia telah mengesahkan resolusi tidak mengikat yang menyerukan kepada pemerintahnya untuk memimpin jalan dalam mengimplementasikan "tindakan balasan" terhadap Israel jika negara Zionis itu melanjutkan rencananya menganeksasi bagian Tepi Barat.
Resolusi itu, yang disahkan pada Jumat pagi dengan dukungan mayoritas, mendesak pemerintah federal mengambil langkah-langkah untuk mencegah aneksasi wilayah Palestina . Dikatakan pemerintah Belgia harus memainkan peran utama dalam menyusun daftar tindakan pencegahan efektif yang dimaksudkan untuk menanggapi secara proporsional kepada Israel, jika negara itu melanjutkan rencana tersebut.
Dokumen itu juga menyerukan langkah-langkah hukuman di seluruh Eropa yang berpotensi diambil terhadap pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.(Baca: Pakar HAM PBB Desak UE Hukum Aneksasi Israel di Tepi Barat )
"Namun, jika tidak ada kesepakatan mengenai respons di tingkat Eropa, Belgia harus berupaya membentuk koalisi antara negara-negara anggota yang berpikiran sama untuk menyusun respons bersama," kata resolusi itu seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (27/6/2020).
Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki menyambut resolusi parlemen Belgia, mengatakan bahwa resolusi itu datang pada saat meningkatnya penolakan internasional terhadap rencana Israel.
"Kami melihat setiap hari indikasi mengikis dukungan untuk Israel dan kekebalan yang telah dinikmati selama beberapa dekade meskipun terus terjadi pelanggaran," kata al-Maliki.
Namun duta besar Israel untuk Belgia, Emmanuel Nahshon, mengutuk langkah tersebut, dengan alasan bahwa Belgia harus mendorong orang-orang Palestina kembali ke perundingan damai alih-alih menerapkan tekanan tidak semestinya pada Israel, seperti dilaporkan Times of Israel.
Resolusi itu, yang disahkan pada Jumat pagi dengan dukungan mayoritas, mendesak pemerintah federal mengambil langkah-langkah untuk mencegah aneksasi wilayah Palestina . Dikatakan pemerintah Belgia harus memainkan peran utama dalam menyusun daftar tindakan pencegahan efektif yang dimaksudkan untuk menanggapi secara proporsional kepada Israel, jika negara itu melanjutkan rencana tersebut.
Dokumen itu juga menyerukan langkah-langkah hukuman di seluruh Eropa yang berpotensi diambil terhadap pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.(Baca: Pakar HAM PBB Desak UE Hukum Aneksasi Israel di Tepi Barat )
"Namun, jika tidak ada kesepakatan mengenai respons di tingkat Eropa, Belgia harus berupaya membentuk koalisi antara negara-negara anggota yang berpikiran sama untuk menyusun respons bersama," kata resolusi itu seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (27/6/2020).
Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki menyambut resolusi parlemen Belgia, mengatakan bahwa resolusi itu datang pada saat meningkatnya penolakan internasional terhadap rencana Israel.
"Kami melihat setiap hari indikasi mengikis dukungan untuk Israel dan kekebalan yang telah dinikmati selama beberapa dekade meskipun terus terjadi pelanggaran," kata al-Maliki.
Namun duta besar Israel untuk Belgia, Emmanuel Nahshon, mengutuk langkah tersebut, dengan alasan bahwa Belgia harus mendorong orang-orang Palestina kembali ke perundingan damai alih-alih menerapkan tekanan tidak semestinya pada Israel, seperti dilaporkan Times of Israel.
Lihat Juga :