Ukraina Menyangkal Berupaya Membuat Bom Nuklir untuk Melawan Rusia

Kamis, 14 November 2024 - 12:00 WIB
loading...
Ukraina Menyangkal Berupaya...
Ukraina menyangkal berupaya membuat bom nuklir untuk melawan Rusia jika AS di bawah Donald Trump menghentikan bantuan militernya. Foto/Departemen Energi AS
A A A
KYIV - Pemerintah Ukraina menyangkal laporan media Inggris yang menyatakan bahwa Kyiv berencana mengembangkan senjata nuklir untuk melawan Rusia jika Amerika Serikat (AS) menghentikan bantuan militernya.

Bantahan Kyiv disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri-nya pada Rabu waktu setempat.

"Ukraina berkomitmen pada NPT (Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir); kami tidak memiliki, mengembangkan, atau bermaksud memperoleh senjata nuklir," kata juru bicara kementerian tersebut, Heorhii Tykhyi.

"Ukraina bekerja sama erat dengan IAEA (Badan Energi Atom Internasional) dan sepenuhnya transparan terhadap pemantauannya, yang melarang penggunaan bahan nuklir untuk keperluan militer," paparnya, seperti dikutip Kyiv Independent, Kamis (14/11/2024).

Baca Juga: Ukraina Bisa Memiliki Senjata Nuklir, Seluruh Pangkalan Militer Rusia Terancam

Sebelumnya, The Times yang berbasis di Inggris melaporkan pada Rabu bahwa Ukraina dapat mengembangkan bom nuklir sederhana dalam beberapa bulan ke depan jika bantuan militer AS di bawah Presiden terpilih Donald Trump dihentikan.

Laporan itu mengutip sebuah makalah pengarahan dari National Institute for Strategic Studies yang disiapkan untuk Kementerian Pertahanan Ukraina.

Makalah tersebut menunjukkan bahwa Ukraina dapat dengan cepat membangun perangkat dasar menggunakan plutonium dan teknologi yang mirip dengan bom atom Fat Man yang dijatuhkan AS di Nagasaki pada tahun 1945.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Parah! Siswa SMA Ini...
Parah! Siswa SMA Ini Masukkan Spermanya ke Tumbler Guru Perempuan
Rekomendasi
Sinetron Tobat Jatuh...
Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Siap Ulang Kesuksesan 'Dunia Terbalik'
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Berita Terkini
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved