Ukraina Bisa Memiliki Senjata Nuklir, Seluruh Pangkalan Militer Rusia Terancam

Kamis, 14 November 2024 - 07:04 WIB
loading...
Ukraina Bisa Memiliki...
Ukraina dilaporkan mampu memiliki senjata nuklir dalam beberapa bulan ke depan jika AS hentikan bantuan militer. Jika itu terjadi, seluruh pangkalan militer Rusia bisa terancam. Foto/icanw.org
A A A
KYIV - Ukraina dilaporkan bisa memiliki senjata nuklir dalam beberapa bulan ke depan. Jika itu terjadi, seluruh pangkalan militer Rusia dalam kondisi terancam.

Kemampuan Kyiv itu terungkap dalam makalah hasil riset National Institute for Strategic Studies yang disiapkan untuk Kementerian Pertahanan Ukraina.

Menurut makalah tersebut, Ukraina dapat bekerja cepat di reaktor nuklirnya untuk mengembangkan senjata atom mentah jika Amerika Serikat (AS) menghentikan bantuan militer.

Baca Juga: Andai Rusia Tak Punya Senjata Nuklir, NATO Akan Kerahkan Tentara Bantu Ukraina

"Penulis di National Institute for Strategic Studies percaya membuat bom atom sederhana, seperti yang dilakukan Amerika Serikat dalam kerangka Proyek Manhattan, tidak akan menjadi tugas yang sulit 80 tahun kemudian," tulis The Times, Rabu, mengutip ringkasan makalah tersebut.

Makalah yang diterbitkan Center for Army, Conversion and Disarmament Studies tersebut mengeklaim bahwa meskipun Ukraina tidak dapat memperkaya Uranium—sebuah proses yang vital untuk membangun senjata nuklir modern, sembilan reaktor nuklir yang beroperasi di sana diperkirakan mengandung tujuh ton plutonium.

"Ini dapat digunakan untuk membuat bom yang mirip dengan Fat Man yang dijatuhkan di Nagasaki oleh AS pada tahun 1945," tulis mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
Mengapa Blokade Houthi...
Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?
Rekomendasi
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Berita Terkini
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Infografis
Selama Gencatan Senjata...
Selama Gencatan Senjata Paskah, Rusia Diserang Ukraina 1.300 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved