Kekayaan Alam Kota Donetsk Ukraina, Penyumbang Salah Satu Bahan Tambang Terbesar

Minggu, 10 Juli 2022 - 16:31 WIB
loading...
Kekayaan Alam Kota Donetsk Ukraina, Penyumbang Salah Satu Bahan Tambang Terbesar
Ilustrasi
A A A
DONETSK - Donetsk merupakan salah satu kota di Ukraina yang kaya akan hasil alamnya. Belakangan beredar kabar jika kota ini ingin keluar karena memiliki kedekatan secara kultural dengan Rusia.

Donetsk merupakan kota yang berada di sebelah tenggara Ukraina, di hulu Sungai Kalimus. Secara bahasa, warga di daerah ini memang memiliki logat yang hampir serupa dengan bahasa Rusia. Ukraina sendiri memiliki kekayaan alam yang cukup besar.

Melansir dari ukrainetrek.com, Batubara, minyak, gas alam, bijih besi, mangan, belerang murni, garam batu, kalium dan bahan bangunan non-logam merupakan penyumbang keuntungan bagi Ukraina.

Baca: Rebut Luhansk, Rusia Alihkan Serangan ke Donetsk

Diantara banyaknya bahan tambang yang ada di Ukraina, beberapa diantaranya ada di Kota Donetsk.
Kota yang sempat menjadi target serangan invasi Rusia dan telah lebih dari 14.000 nyawa menjadi korban ini ternyata menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam hal sumber daya alam.

Pada tahun 1872 berkembang industri pabrik besi di Kota Donetsk yang memproduksi rel besi yang dibuat dari pertambangan batu bara di sekitarnya. Sehingga pembuatan baja berkembang pesat kala itu.

Kota Donetsk sendiri merupakan wilayah yang memiliki cadangan batu bara yang besar. Selain itu terdapat juga besi dan baja tunggal terbesar di Ukraina dan merupakan salah satu kompleks metalurgi dan industri berat utama dunia.

Berikut merupakan bahan tambang yang bisa ditemukan di Kota Donetsk :

Baca: Ukraina Bombardir Donetsk, 5 Warga Sipil Tewas dan 12 Terluka

1. Batu Bara
Cekungan Donetsk (Donbass), yang terletak di wilayah wilayah Donetsk dan Luhansk, adalah yang terbesar di Ukraina. Cadangan yang ditemukan dari kategori industri batubara Donbass adalah 57 miliar ton. Dengan produksi tahunan 100 juta ton, cadangan ini akan bertahan selama 570 tahun.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1594 seconds (10.101#12.26)