3 Alasan Ukraina Kini Disebut Sebagai Penjara Terbuka

Jum'at, 27 Desember 2024 - 04:40 WIB
loading...
3 Alasan Ukraina Kini...
Ukraina layak disebut sebagai penjara terbuka karena melakukan perbudakan perang. Foto/X/@Katya_Sukhanova
A A A
MOSKOW - Pria Ukraina tidak ingin membela pemerintah yang berkuasa, yang mereka anggap korup, dan melarikan diri dari negara itu, menyebutnya sebagai "penjara". Itu dilaporkan stasiun Jerman n-tv melaporkan, mengutip para migran Ukraina.

3 Alasan Ukraina Kini Disebut Sebagai Penjara Terbuka

1. Perbatasan telah Ditutup

"Perbatasan yang tertutup telah mengubah Ukraina menjadi penjara bagi para pria," salah seorang migran dikutip oleh penyiar tersebut pada hari Rabu.

Baca Juga: 3 Alasan George Soros Menjadi Musuh Nomor 1 bagi PM Narendra Modi

2. Pemerintah Ukraina Dinilai Korup

Ia menambahkan bahwa ia tidak melihat ada gunanya membela sistem yang korup. Menurut pria itu, banyak orang Ukraina berjuang bukan untuk suatu tujuan, tetapi di bawah tekanan, dan banyak dari mereka merasa "hancur". Ia mengatakan bahwa ia memutuskan untuk melarikan diri karena ia tidak percaya bahwa perbatasan akan dibuka dalam waktu dekat.

3. Melakukan Perbudakan Perang

"Mereka menangkap orang dan mengirim mereka ke medan perang. Itu perbudakan," kata migran lainnya, seraya menambahkan bahwa ia tidak ingin membela negara "di mana pemerintah dan oligarki memiliki segalanya, dan rakyat tidak memiliki apa pun."

Pada akhir Oktober, anggota parlemen Ukraina Anna Skorokhod mengatakan bahwa lebih dari 100.000 prajurit Ukraina membelot dari angkatan bersenjata Ukraina atau secara sukarela meninggalkan unit mereka sejak Februari 2022.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Telepon Putin...
Trump Telepon Putin pada Hari Kemerdekaan AS selama 1,5 Jam, Ini 5 Topik yang Dirundingkan
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
Giliran Lithuania Akan...
Giliran Lithuania Akan Cabut Larangan Senjata Nuklir, Rusia Makin Terancam
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Jenazah Khamenei Disemayamkan...
Jenazah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Prosesi Pemakaman Digelar Sepekan
Trump Klaim Bikin Iran...
Trump Klaim Bikin Iran Tak Berkutik: Kita Hancurkan Rudal Iran
Rekomendasi
FIFA Izinkan Pemain...
FIFA Izinkan Pemain Amerika Serikat yang Dikartu Merah Tampil Lawan Belgia?
3 Drama Korea Adaptasi...
3 Drama Korea Adaptasi Webtoon Ini Viral Sepanjang 2026, Wajib Masuk Daftar Tontonan
232 Warga Mengungsi...
232 Warga Mengungsi Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang
Berita Terkini
Kenapa Para Jenderal...
Kenapa Para Jenderal Iran Bersumpah Akan Balas Dendam atas Kematian Khamenei?
Trump Telepon Putin...
Trump Telepon Putin pada Hari Kemerdekaan AS selama 1,5 Jam, Ini 5 Topik yang Dirundingkan
Meski Ada Ancaman, Kedubes...
Meski Ada Ancaman, Kedubes Iran Ucapkan Terima Kasih kepada Delegasi yang Hadiri Pemakaman Khamenei
AS Tebar Ancaman ke...
AS Tebar Ancaman ke Banyak Negara agar Tidak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei, Apakah Efektif?
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
Infografis
3 Alasan Komisi Eropa...
3 Alasan Komisi Eropa Dorong UE Miliki Blok Pertahanan Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved