China dan AS Berlomba Cari Tahu Kebenaran Kabar Kim Jong-un Meninggal
Minggu, 26 April 2020 - 13:26 WIB
loading...
Beredar foto Kim Jong-un meninggal di dunia maya. Foto/International Business Times.
A
A
A
JAKARTA - Diktator muda Korea Utara (Korut) Kim Jong-un dilaporkan meninggal. Kabar ini membuat China dan Amerika Serikat (AS) berlomba mencari tahu kebenaran kabar tersebut.
AS diketahui memantau dengan cermat situasi di Korut ketika China dikabarkan mengirim tim medis. Itu terjadi setelah muncul spekulasi selama berhari-hari mengenai kesehatan Kim Jong-un di depan umum selama dua minggu seperti dikutip dari The Sun, Minggu (26/4/2020).
China, salah satu dari sedikit sekutu Korut secara global, mengirim tim medis spesialis untuk membantu perawatan pemimpin pada hari Kamis kemarin.
Delegasi itu diperkirakan dipimpin oleh seorang anggota senior dari Departemen Penghubung Internasional Partai Komunis China, sebuah agen yang bertugas melakukan hubungan dengan dan mempengaruhi negara dan kelompok di luar China. (Baca: China Dilaporkan Kirim Tim Medis ke Korut untuk Kim Jong-un )
Seorang pejabat yang akrab dengan intelijen AS mengatakan bahwa Kim Jong-un diketahui memiliki masalah kesehatan tetapi mereka tidak punya alasan untuk menyimpulkan bahwa dia sakit parah atau tidak mampu akhirnya muncul kembali di depan umum.
AS diketahui memantau dengan cermat situasi di Korut ketika China dikabarkan mengirim tim medis. Itu terjadi setelah muncul spekulasi selama berhari-hari mengenai kesehatan Kim Jong-un di depan umum selama dua minggu seperti dikutip dari The Sun, Minggu (26/4/2020).
China, salah satu dari sedikit sekutu Korut secara global, mengirim tim medis spesialis untuk membantu perawatan pemimpin pada hari Kamis kemarin.
Delegasi itu diperkirakan dipimpin oleh seorang anggota senior dari Departemen Penghubung Internasional Partai Komunis China, sebuah agen yang bertugas melakukan hubungan dengan dan mempengaruhi negara dan kelompok di luar China. (Baca: China Dilaporkan Kirim Tim Medis ke Korut untuk Kim Jong-un )
Seorang pejabat yang akrab dengan intelijen AS mengatakan bahwa Kim Jong-un diketahui memiliki masalah kesehatan tetapi mereka tidak punya alasan untuk menyimpulkan bahwa dia sakit parah atau tidak mampu akhirnya muncul kembali di depan umum.
Lihat Juga :