Kata Trump, Laporan Kim Jong-un Sakit Keras Tak Benar
Jum'at, 24 April 2020 - 11:10 WIB
loading...
Presiden Amerika Serikat Donald John Trump (kiri) saat bertemu pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di Singapura 12 Juni 2018. Foto/REUTERS/Jonathan Ernst/File Photo
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump mengatakan laporan yang menyatakan pemimpin Korea Utara (Korut) sakit keras setelah menjalani operasi kardiovaskular tidak benar.
"Saya pikir laporan itu tidak benar, biarkan saya mengatakannya seperti itu," kata Trump ketika ditanya dalam konferensi pers Gedung Putih hari Kamis tentang apakah dia mengetahui kondisi diktator muda Korut tersebut.
"Saya dengar laporan itu, laporan yang salah. Saya harap itu laporan yang salah," ujarnya, tanpa memberikan perincian lebih lanjut, seperti dikutip CNBC, Jumat (24/4/2020).
Awal pekan ini, Trump mengatakan bahwa dia memiliki hubungan yang sangat baik dengan pemimpin muda itu. Dia pun berharap Kim Jong-un baik-baik saja. (Baca: Jika Kim Jong-un Meninggal Bakal Picu Kekacauan dan Respons Militer )
“Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengannya. Saya tidak akan..saya hanya bisa mengatakan ini, saya berharap dia baik-baik saja, karena jika dia dalam kondisi seperti yang dikatakan oleh laporan, itu adalah kondisi yang sangat serius, seperti yang Anda tahu," papar Trump pada Selasa lalu dalam pers briefing Gedung Putih. "Tapi saya berharap dia baik-baik saja."
Spekulasi tentang kesehatan Kim Jong-un pertama kali muncul setelah dia absen dari perayaan ulang tahun pendiri Korea Utara; Kim Il-sung, pada 15 April. Kim Il-sung tak lain adalah kakek dari Kim Jong-un.
Daily NK, surat kabar Korea Selatan yang memfokuskan liputannya pada Korea Utara, melaporkan Senin malam bahwa Kim Jong-un pada 12 April menjalani operasi kardiovaskular di Rumah Sakit Hyangsan. Media itu juga melaporkan bahwa Kim sedang dalam pemulihan di sebuah villa dekat rumah sakit.
"Saya pikir laporan itu tidak benar, biarkan saya mengatakannya seperti itu," kata Trump ketika ditanya dalam konferensi pers Gedung Putih hari Kamis tentang apakah dia mengetahui kondisi diktator muda Korut tersebut.
"Saya dengar laporan itu, laporan yang salah. Saya harap itu laporan yang salah," ujarnya, tanpa memberikan perincian lebih lanjut, seperti dikutip CNBC, Jumat (24/4/2020).
Awal pekan ini, Trump mengatakan bahwa dia memiliki hubungan yang sangat baik dengan pemimpin muda itu. Dia pun berharap Kim Jong-un baik-baik saja. (Baca: Jika Kim Jong-un Meninggal Bakal Picu Kekacauan dan Respons Militer )
“Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengannya. Saya tidak akan..saya hanya bisa mengatakan ini, saya berharap dia baik-baik saja, karena jika dia dalam kondisi seperti yang dikatakan oleh laporan, itu adalah kondisi yang sangat serius, seperti yang Anda tahu," papar Trump pada Selasa lalu dalam pers briefing Gedung Putih. "Tapi saya berharap dia baik-baik saja."
Spekulasi tentang kesehatan Kim Jong-un pertama kali muncul setelah dia absen dari perayaan ulang tahun pendiri Korea Utara; Kim Il-sung, pada 15 April. Kim Il-sung tak lain adalah kakek dari Kim Jong-un.
Daily NK, surat kabar Korea Selatan yang memfokuskan liputannya pada Korea Utara, melaporkan Senin malam bahwa Kim Jong-un pada 12 April menjalani operasi kardiovaskular di Rumah Sakit Hyangsan. Media itu juga melaporkan bahwa Kim sedang dalam pemulihan di sebuah villa dekat rumah sakit.
Lihat Juga :