Prancis, Jerman, Italia, dan Inggris Dukung Rencana Mesir untuk Rekonstruksi Gaza

Minggu, 09 Maret 2025 - 18:27 WIB
loading...
Prancis, Jerman, Italia,...
Prancis, Jerman, Italia dan Inggris dukung rencana Mesir untuk rekonstruksi Gaza. Foto/Xinhua/Rizek Abdeljawad
A A A
GAZA - Para menteri luar negeri Prancis, Jerman, Italia, dan Inggris menyatakan dukungan mereka untuk rencana Mesir di Gaza , yang didukung pada pertemuan puncak darurat di Kairo awal minggu ini dan secara resmi diadopsi oleh Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Dalam pernyataan bersama, keempat menteri menyoroti bahwa rencana tersebut menawarkan "jalur yang realistis" untuk rekonstruksi Gaza dan berjanji bahwa. Mereka menambahkan jika dilaksanakan, rencana tersebut akan dengan cepat dan berkelanjutan memperbaiki kondisi kehidupan yang mengerikan yang dihadapi oleh warga Palestina di wilayah tersebut.

“Rencana tersebut menunjukkan jalur yang realistis menuju rekonstruksi Gaza dan menjanjikan – jika dilaksanakan – perbaikan yang cepat dan berkelanjutan terhadap kondisi kehidupan yang menyedihkan bagi warga Palestina yang tinggal di Gaza,” kata pernyataan tersebut, dilansir Al Jazeera.

Ditambahkannya bahwa Hamas “tidak boleh memerintah Gaza atau menjadi ancaman bagi Israel lagi” dan bahwa keempat negara “mendukung peran utama Otoritas Palestina dan pelaksanaan agenda reformasinya”.

Rencana tersebut disusun oleh Mesir dan diadopsi oleh para pemimpin Arab pada pertemuan puncak Liga Arab di Kairo bulan ini.

Baca Juga: NATO Terancam Bubar, Eropa Bangun Koalisi Baru

Sebelumnya pada hari Sabtu, OKI yang beranggotakan 57 orang juga secara resmi mengadopsi rencana tersebut dalam pertemuan darurat di Jeddah, Arab Saudi.

Badan tersebut, yang mewakili dunia Muslim, mendesak "komunitas internasional dan lembaga pendanaan internasional dan regional untuk segera memberikan dukungan yang diperlukan bagi rencana tersebut".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
19 Orang Tewas dalam...
19 Orang Tewas dalam Kerusuhan Penjara di Sri Lanka, Diduga Dipicu Perebutan Kendali Narkoba
Rekomendasi
10 Momen Cristiano Ronaldo...
10 Momen Cristiano Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya
Keras! Pelatih Mesir...
Keras! Pelatih Mesir Tuding Kemenangan Argentina Sudah Diatur
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
Berita Terkini
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Infografis
Mengapa Mesir dan Yordania...
Mengapa Mesir dan Yordania Tolak untuk Menampung Pengungsi Gaza?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved