Kenaikan Biaya Hidup Guncang Inggris, Pegawai Kereta Gelar Mogok Kerja Terbesar

Selasa, 21 Juni 2022 - 13:33 WIB
loading...
Kenaikan Biaya Hidup...
Penumpang naik kereta menuju barat England, menjelang rencana mogok kerja pegawai kereta di Stasiun Paddington, London, Inggris. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Pekerja kereta di Inggris telah memulai aksi mogok kerja terbesar di jaringan kereta dalam lebih dari tiga dekade pada Selasa (21/6/2022).

Mereka memprotes krisis biaya hidup yang disebabkan lonjakan inflasi. Aksi ini berisiko terhadap pemogokan industri lain yang lebih luas.

Pembicaraan terakhir untuk mencegah pemogokan terhenti pada Senin (20/6/2022), yang berarti lebih dari 50.000 anggota serikat pekerja kereta RMT akan mogok kerja selama tiga hari pada pekan ini.

Baca juga: 80.000 Demonstran Banjiri Jantung Uni Eropa, Teriak Setop NATO

Sekretaris Jenderal RMT Mick Lynch menggambarkan tawaran kenaikan gaji di bawah inflasi yang "tidak dapat diterima" oleh operator kereta api di atas tanah dan London Underground yang menjalankan Tube di ibu kota Inggris.

Baca juga: Perusahaan AS Bantu Ukraina Bangun Iron Dome Sendiri untuk Lawan Rusia

Menteri Transportasi Inggris Grant Shapps mengatakan pemerintah melakukan segala yang bisa dilakukan untuk meminimalkan "gangguan massal" yang diperkirakan terjadi.

Baca juga: Middle East Eye: Sistem Haji Baru Motawif Arab Saudi Terkait Pemerintah India

Tetapi dia mengatakan kepada parlemen pada Senin, "Diperkirakan sekitar 20% dari layanan yang direncanakan akan beroperasi, berfokus pada pekerja kunci, pusat populasi utama dan rute pengiriman penting."

Pemogokan juga pada Kamis dan Sabtu, berisiko menyebabkan gangguan signifikan pada acara-acara besar termasuk festival musik Glastonbury.

Sejumlah sekolah memperingatkan ribuan pelajar yang mengikuti ujian nasional juga akan terpengaruh aksi mogok kerja itu.

Pemogokan itu adalah perselisihan terbesar di jaringan kereta api Inggris sejak 1989, menurut RMT.

Operator kereta, bagaimanapun, memperingatkan gangguan sepanjang pekan, dengan jalur yang tidak terpengaruh oleh aksi mogok masih harus mengurangi layanan.

Anggota RMT di London Underground juga mengadakan pemberhentian kereta Tube 24 jam pada Selasa (21/6/2022).

Serikat pekerja berpendapat pemogokan diperlukan karena upah gagal mengimbangi inflasi Inggris, yang telah mencapai level tertinggi 40 tahun dan akan terus meningkat.

Inflasi di negara-negara Barat terjadi seiring sanksi terhadap Rusia yang memukul sektor energi, pangan, dan lainnya.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
Jalan Jenderal Sudirman...
Jalan Jenderal Sudirman Ditutup Jelang Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Titik Kantong Parkirnya
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
10 Kota dengan Biaya...
10 Kota dengan Biaya Hidup paling Mahal di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved