Middle East Eye: Sistem Haji Baru Motawif Arab Saudi Terkait Pemerintah India

Selasa, 21 Juni 2022 - 10:07 WIB
loading...
Middle East Eye: Sistem...
Jamaah salat di Masjidil Haram di Makah, Arab Saudi, 13 Agustus 2019. Foto/REUTERS
A A A
RIYADH - Arab Saudi telah mengalihdayakan sebagian proses haji ke perusahaan yang memiliki hubungan dengan partai penguasa sayap kanan India dan pemimpinnya Narendra Modi.

Laporan yang dirilis Middle East Eye itu merupakan bagian dari pengungkapan mengenai reformasi kerajaan Arab Saudi dalam proses haji.

Pekan lalu, Riyadh mengumumkan calon jamaah haji dari Eropa, Amerika Serikat, dan Australia sekarang perlu mengajukan visa dan izin untuk haji melalui portal pemerintah online Motawif, untuk menindak agen perjalanan "palsu" dan penipuan.

Baca juga: Kronologi dan Penyebab Jamaah Haji Indonesia Wafat Usai Salat di Masjid Nabawi

Proses baru itu membuat mereka yang terpilih akan memenangkan tempat mereka melalui sistem “lotre otomatis” dan membeli akomodasi serta penerbangan mereka secara langsung dengan pemerintah Saudi.

Baca juga: Perusahaan AS Bantu Ukraina Bangun Iron Dome Sendiri untuk Lawan Rusia

“Proses itu menandakan perubahan besar dalam semalam yang pada dasarnya menghapus sistem lama menggunakan agen perjalanan yang disetujui,” ungkap laporan Middle East Monitor (Memo) pada Minggu (19/6/2022).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved