80.000 Demonstran Banjiri Jantung Uni Eropa, Teriak Setop NATO

Selasa, 21 Juni 2022 - 10:41 WIB
loading...
80.000 Demonstran Banjiri...
80.000 demonstran memadati jalan di Brussel, Belgia, pada Senin (20/6/2022). Foto/twitter
A A A
BRUSSELS - Unjuk rasa yang diorganisir serikat pekerja diikuti 70.000 hingga 80.000 demonstran pada Senin (20/6/2022). Mereka memadati jalan-jalan di Brussel, jantung Uni Eropa (UE), membuat kota itu macet.

Selain mengekspresikan kemarahan atas meningkatnya biaya hidup di Belgia, banyak yang mengutuk aliansi NATO yang dipimpin Amerika Serikat (AS) dan keterlibatannya dalam konflik Ukraina.



“Serikat pekerja mengatakan 80.000 orang menghadiri protes, sementara polisi mengatakan jumlah demonstran mendekati 70.000,” ungkap laporan Reuters.

Baca juga: Perusahaan AS Bantu Ukraina Bangun Iron Dome Sendiri untuk Lawan Rusia

Selain memadati jalan-jalan, protes tersebut menyebabkan pembatalan massal penerbangan di Bandara Brussels, karena serikat pekerja yang mewakili personel keamanan melakukan pemogokan.

Baca juga: Middle East Eye: Sistem Haji Baru Motawif Arab Saudi Terkait Pemerintah India

Rute angkutan umum di sekitar kota juga beroperasi dengan kapasitas yang berkurang drastis.

Inflasi mencapai 9% di Belgia pada Juni, tertinggi dalam empat dekade. Dengan daya beli menurun, pengunjuk rasa menuntut kenaikan gaji dan pemotongan pajak.



Namun, banyak yang mengaitkan kesulitan ekonomi mereka dengan rezim sanksi Uni Eropa terhadap Rusia dan langkah terburu-buru aliansi NATO untuk mempersenjatai Ukraina.

Para pengunjuk rasa menuntut agar para pemimpin mereka “menghabiskan uang untuk gaji, bukan untuk senjata,” dan meneriakkan “setop NATO.”

Meski protes serupa terhadap kenaikan biaya telah terjadi di seluruh Eropa akhir-akhir ini, ribuan anggota serikat pekerja yang berunjuk rasa di London pada Sabtu hanya sedikit yang mengaitkan kenaikan harga dengan tindakan NATO dan anggotanya.

Hanya tiga bulan yang lalu, beberapa pengunjuk rasa di Brussel mengibarkan bendera Ukraina dan menuntut agar UE memutuskan hubungan dengan “Minyak Putin.”

Beberapa pekan sebelumnya, ada demonstrasi di luar gedung Parlemen Eropa yang menyerukan “sanksi untuk Rusia.”

Brussels adalah rumah bagi markas besar Uni Eropa dan NATO. Itu juga kota tempat Presiden AS Joe Biden memilih mengumumkan putaran sanksi terhadap Moskow pada Maret, sebelum segera memberi tahu seorang wartawan bahwa “sanksi tidak pernah menghalangi” mereka yang menjadi sasarannya.

Meskipun Barat memprediksi pada April bahwa langkah-langkah sanksi akan “menghapus 15 tahun terakhir keuntungan ekonomi Rusia,” pendapatan energi Rusia telah mencapai tingkat rekor sejak Februari.

Tak hanya itu, rubel Rusia saat ini berada di level tertinggi tujuh tahun terhadap euro.

Presiden Rusia Vladimir Putin menuduh negara-negara Eropa melakukan "bunuh diri" ekonomi melalui sanksi.

Pekan lalu, Moskow memperkirakan "kerugian langsung" Uni Eropa dari kebijakan sanksi ini "bisa melebihi USD400 miliar dalam setahun."

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Zohran Mamdani, Kerikil...
Zohran Mamdani, Kerikil di Jantung Paman Sam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved