Disalahkan Atas Krisis Pangan Global, Dubes Rusia WO dari Rapat PBB

Selasa, 07 Juni 2022 - 18:53 WIB
loading...
Disalahkan Atas Krisis...
Dubes Rusia untuk PBB Vasily Nebenzia melakukan walk out saat rapat Dewan Keamanan PBB. Foto/The Guardian
A A A
NEW YORK - Duta Besar (Dubes) Rusia untuk PBB keluar alias walk out dari pertemuan Dewan Keamanan setelah presiden Dewan Eropa mengatakanMoskow mempertaruhkan krisis pangan global dalam invasi ke Ukraina .

Presiden Dewan Eropa Charles Michel berbicara langsung dengan Vassily Nebenzia pada pertemuan pada hari Senin, di mana dia menuduh Rusia mencegah Ukraina menanam pangan.

Michel juga mengatakan Rusia menghentikan ekspor makanan dari Ukraina ke seluruh dunia, dan mengatakan pasukan Rusia mencuri gandum.

Ukraina menghasilkan sejumlah besar makanan, terutama untuk negara berkembang, termasuk 12% dan 17% dari pasokan gandum dan jagung dunia. Program Pangan Dunia telah memperingatkan bahwa invasi Rusia dapat mengakibatkan "bencana kelaparan."

Baca juga: Putin Ungkap Siapa Saja Penyebab Seluruh Dunia Menanggung Biaya Besar

Michel mengatakan bahwa serangan Rusia di Ukraina berarti Kiev tidak dapat menanam atau memanen makanan, karena sistem transportasi dan fasilitas penyimpanan biji-bijian Ukraina diserang.

Michel juga mengatakan bahwa Rusia mencegah makanan meninggalkan negara itu, termasuk pergi ke negara-negara berkembang yang berisiko mengalami krisis pangan, dan mengatakan bahwa pasukan Rusia mencuri gandum di Ukraina sambil mengalihkan kesalahan pihak lain.

Michel mengatakan dia melihat jutaan ton biji-bijian dan gandum terjebak di pelabuhan di kota Odesa Ukraina beberapa minggu sebelumnya karena kapal perang Rusia di Laut Hitam.

"Ini menaikkan harga pangan, mendorong orang ke dalam kemiskinan dan mengacaukan seluruh wilayah," kata Michel.

"Rusia sepenuhnya bertanggung jawab atas krisis pangan yang mengancam ini. Rusia sendiri," imbuhnya seperti dikutip dari Insider, Selasa (7/6/2022).

Baca juga: Italia Ungkap Perang Dunia untuk Roti sedang Berlangsung

Dia juga menuduh Rusia menggunakan kendalinya atas pasokan makanan sebagai "rudal siluman" terhadap negara-negara berkembang.

Nebenzia pun meninggalkan pertemuan itu selama pidato Michel.

Michel mengakui bahwa Duta Besar Rusia akan pergi, dengan mengatakan: "Anda dapat meninggalkan ruangan, mungkin lebih mudah untuk tidak mendengarkan kebenaran."

Nebenzia mengatakan kepada Reuters ketika dia pergi: "Saya tidak bisa tinggal."

"Ini karena Charles Michel datang ke sini untuk menyebarkan kebohongan," ia menambahkan.

PBB dan Rusia saat ini sedang dalam pembicaraan untuk membuka blokir pelabuhan Ukraina sehingga biji-bijian dapat diekspor.

Baca juga: Putin Jamin Kelancaran Ekspor Gandum Ukraina dari Pelabuhan Laut Hitam

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Berita Terkini
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved