Kian Memanas, China Klaim 80 Fitur Geografis di Laut China Selatan

Sabtu, 25 April 2020 - 16:34 WIB
loading...
Kian Memanas, China...
Kawasan Laut China Selatan yang jadi sengketa China dan negara-negara Asia Tenggara. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - China mengklaim dan memberi nama 80 fitur geografis di Laut China Selatan yang disengketakan dengan beberapa negara Asia Tenggara. Langkah China ini terjadi ketika sengketa memicu situasi di kawasan perairan tersebut semakin memanas.

Para analis memperingatkan tindakan China kemungkinan merupakan pelanggaran hukum internasional, dan dapat memicu serangan balasan dari negara-negara Asia Tenggara yang terlibat sengketa wilayah perairan.

Selama akhir pekan, Beijing memberi nama untuk 25 pulau, beting dan terumbu, dan 55 gunung dan punggung bukit di bawah laut. Beijing terakhir kali melakukan tindakan seperti itu pada tahun 1983, ketika mengidentifikasi 287 fitur di wilayah di mana beberapa negara memegang klaim teritorial yang saling tumpah tindih.

Meskipun dapat diterima oleh negara dan ilmuwan kelautan untuk memberikan nama pada fitur geografis, Konvensi PBB tentang Hukum Laut menyatakan bahwa negara-negara tidak dapat mengklaim kedaulatan atas fitur bawah laut kecuali dalam jarak 12 mil laut dari fitur darat.

Ke-80 formasi topografi yang diidentifikasi oleh Beijing selama akhir pekan terdiri dari 10 gundukan pasir dan dua terumbu kecil di rantai Pulau Paracel yang sebelumnya tidak disebutkan namanya, 13 terumbu yang lebih kecil yang digambarkan sebagai "fitur" di sekitar West Reef, yang saat ini ditempati oleh Vietnam, dan 55 fitur bawah laut yang tersebar di Laut China Selatan.

Gregory Poling, direktur Asia Maritime Transparency Initiative yang berbasis di Washington—sebuah platform untuk informasi tentang masalah keamanan maritim di seluruh Asia—mengatakan langkah Beijing untuk menamai fitur Laut China Selatan itu tidak biasa dan mungkin melanggar hukum internasional.

"Tidak jelas mengapa China memutuskan untuk memberikan 13 poin di sekitar tepi nama terumbu karang baru (West Reef). Tidak ada terumbu lain di Laut China Selatan yang diperlakukan seperti itu," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Perceraian Abad Ini,...
Perceraian Abad Ini, Taipan Korsel Bayar Harta Gana-Gini Rp11,5 Triliun ke Mantan Istri
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Tanoto Scholars Gathering...
Tanoto Scholars Gathering 2026 Perkuat Kepemimpinan 240 Penerima Beasiswa TELADAN
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Malaysia Comeback, Tundukkan Myanmar 2-1
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Infografis
Perbandingan Pangkalan...
Perbandingan Pangkalan Militer AS vs China di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved