Ekonomi China Terus Melambat, Provinsi Henan Desak Pengusaha Berani Berinvestasi

Jum'at, 14 Februari 2025 - 11:07 WIB
loading...
Ekonomi China Terus...
Provinsi Henan, salah satu pusat manufaktur terbesar di China, telah mengeluarkan permohonan putus asa kepada para pengusaha untuk berani berinvestasi. Foto/VCG/Global Times
A A A
JAKARTA - Provinsi Henan di China, salah satu pusat manufaktur terbesar di negara itu, telah mengeluarkan permohonan putus asa kepada para pengusaha untuk "berani berinvestasi" di wilayah tersebut, di saat pemerintah pusat bergulat dengan perlambatan ekonomi.

Mengutip dari Hamrakura, Jumat (14/2/2025), langkah ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas oleh para pemimpin China untuk menopang kepercayaan pada sektor swasta yang goyah di negara itu, yang telah diganggu ketidakpastian ekonomi dan penegakan hukum yang sewenang-wenang.

Dalam jamuan makan siang Tahun Baru Imlek baru-baru ini yang diselenggarakan para pejabat senior di Henan, provinsi terpadat di China, Gubernur Wang Kai mendesak para pengusaha lokal untuk "berani berbisnis, berani berinvestasi.”

Baca Juga: Skandal Lixun Diansheng: Perusahaan China Dikecam karena Memotret Karyawan di Toilet

Dia meyakinkan para pemimpin bisnis bahwa para pejabat lokal akan memberikan "layanan terbaik" untuk mendukung sektor swasta.

Wang menekankan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kebijakan, melindungi hak dan kepentingan yang sah, dan mendengarkan kebutuhan para pemimpin bisnis untuk menciptakan lingkungan bisnis kelas satu, sebagaimana dilaporkan oleh media lokal.

Henan, ekonomi regional terbesar keenam di China, tengah berupaya memulihkan kepercayaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui berbagai upaya ini. Upaya terbaru untuk menenangkan komunitas bisnis ini muncul saat ekonomi China menunjukkan tanda-tanda melambat dan investasi sektor swasta menurun.

Pertumbuhan Ekonomi China


Meski China mencapai target pertumbuhan ekonomi 5 persen pada 2024, investasi sektor swasta turun sebesar 0,1 persen, sangat kontras dengan peningkatan investasi keseluruhan sebesar 3,2 persen pada tahun itu.

Penurunan ini sangat mengkhawatirkan, mengingat sektor swasta menyumbang setengah dari pendapatan pajak pemerintah, 60 persen dari output ekonomi nasional, dan 80 persen dari lapangan kerja perkotaan. Kebijakan ekonomi China tampaknya semakin tidak efektif dalam mengatasi berbagai masalah kritis ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
IHSG Babak Belur Jelang...
IHSG Babak Belur Jelang Akhir Pekan, Sesi Siang Ditutup Ambruk 2,73% ke 5.835
Mutasi Polri, AKBP Rulian...
Mutasi Polri, AKBP Rulian Syauri Jabat Kapolres Malang, Kombes Putu Kholis Jadi Kapolres Bekasi Kota
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Infografis
Negara-negara ASEAN,...
Negara-negara ASEAN, China dan Jepang Bersatu Siap Kuasai Ekonomi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved