Hamas Sambut Kecaman Uni Afrika atas Perang Israel di Gaza
Selasa, 18 Februari 2025 - 20:17 WIB
loading...
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Uni Afrika digelar di Addis Ababa, Ethiopia. Foto/anadolu
A
A
A
JALUR GAZA - Hamas menyambut baik pernyataan akhir yang dikeluarkan selama Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Uni Afrika yang mengecam keras perang genosida Israel di Jalur Gaza.
Quds Press melaporkan, Hamas memuji "posisi asli" negara-negara Afrika, menggambarkannya sebagai "perpanjangan alami dari sejarah perjuangan Afrika melawan kolonialisme dan ketidakadilan serta komitmennya terhadap nilai-nilai kebebasan, keadilan, dan penentuan nasib sendiri."
Hamas mengatakan posisi Afrika mendukung keteguhan dan perlawanan rakyat Palestina dalam menghadapi kejahatan Israel.
"Ini adalah pesan yang jelas kepada masyarakat internasional tentang perlunya memikul tanggung jawabnya dalam menghentikan agresi Zionis dan meminta pertanggungjawaban para pemimpin kriminalnya," tegas pernyataan Hamas.
Hamas menyerukan "untuk menuntut pendudukan (Israel) secara internasional, dan menghentikan semua bentuk kerja sama dan normalisasi dengannya sampai Zionis mengakhiri pendudukan dan agresinya" terhadap Palestina.
Baca juga: 5 Negara Asia yang Diprediksi Akan Terlibat Perang Dunia 3, Mayoritas Memiliki Senjata Nuklir
Quds Press melaporkan, Hamas memuji "posisi asli" negara-negara Afrika, menggambarkannya sebagai "perpanjangan alami dari sejarah perjuangan Afrika melawan kolonialisme dan ketidakadilan serta komitmennya terhadap nilai-nilai kebebasan, keadilan, dan penentuan nasib sendiri."
Hamas mengatakan posisi Afrika mendukung keteguhan dan perlawanan rakyat Palestina dalam menghadapi kejahatan Israel.
"Ini adalah pesan yang jelas kepada masyarakat internasional tentang perlunya memikul tanggung jawabnya dalam menghentikan agresi Zionis dan meminta pertanggungjawaban para pemimpin kriminalnya," tegas pernyataan Hamas.
Hamas menyerukan "untuk menuntut pendudukan (Israel) secara internasional, dan menghentikan semua bentuk kerja sama dan normalisasi dengannya sampai Zionis mengakhiri pendudukan dan agresinya" terhadap Palestina.
Baca juga: 5 Negara Asia yang Diprediksi Akan Terlibat Perang Dunia 3, Mayoritas Memiliki Senjata Nuklir
(sya)
Lihat Juga :