WHO Gelar Rapat Darurat Bahas Wabah Cacar Monyet, Dunia Waspada
Sabtu, 21 Mei 2022 - 00:01 WIB
loading...
Cacar monyet pertama ditemukan pada 1958 saat dua wabah terjadi pada koloni monyet yang dipelihara untuk riset. Foto/CDC
A
A
A
JENEWA - Penyebaran terbaru virus cacar monyet (monkeypox) telah mendorong Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengadakan rapat darurat.
Langkah WHO itu dilaporkan surat kabar Inggris, Telegraph, pada Jumat (20/5/2022).
Penyakit yang biasanya terbatas pada kawasan hutan di Afrika barat dan tengah itu telah menyebar dengan cepat di sejumlah negara Eropa, serta Amerika Serikat (AS) dan Australia sejak awal Mei.
Baca juga: Amerika Serikat Gempar, Deteksi Kasus Pertama Penyakit Langka
Menurut laporan itu, agenda utama pertemuan adalah mekanisme di balik penularan virus dan kemungkinan strategi vaksinasi.
Baca juga: Cacar Monyet Menyebar di 8 Negara, Salah Satunya Dekat Indonesia
Direktur Eksekutif Program Darurat Kesehatan WHO Dr Mike Ryan dilaporkan menghadiri diskusi tersebut.
Baca juga: Rusia: Pembunuhan Jurnalis Palestina oleh Israel Bencana yang Guncang Dunia
Surat kabar itu mengklaim WHO sedang melihat apakah vaksin cacar (smallpox) dapat digunakan secara efektif untuk mengatasi penyebaran cacar monyet.
“Sementara itu, pemerintah Inggris telah memesan stok tambahan vaksin cacar (smallpox), yang diberikan kepada orang-orang yang mungkin telah terkena cacar monyet,” papar laporan Telegraph.
“Di atas 5.000 dosis yang dimiliki pihak berwenang Inggris saat ini, pesanan telah dilakukan untuk 20.000 suntikan lagi,” ungkap laporan itu.
Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid mengatakan pada Jumat bahwa 11 kasus cacar monyet telah diidentifikasi, menggandakan jumlah infeksi yang diketahui di negara itu.
Langkah WHO itu dilaporkan surat kabar Inggris, Telegraph, pada Jumat (20/5/2022).
Penyakit yang biasanya terbatas pada kawasan hutan di Afrika barat dan tengah itu telah menyebar dengan cepat di sejumlah negara Eropa, serta Amerika Serikat (AS) dan Australia sejak awal Mei.
Baca juga: Amerika Serikat Gempar, Deteksi Kasus Pertama Penyakit Langka
Menurut laporan itu, agenda utama pertemuan adalah mekanisme di balik penularan virus dan kemungkinan strategi vaksinasi.
Baca juga: Cacar Monyet Menyebar di 8 Negara, Salah Satunya Dekat Indonesia
Direktur Eksekutif Program Darurat Kesehatan WHO Dr Mike Ryan dilaporkan menghadiri diskusi tersebut.
Baca juga: Rusia: Pembunuhan Jurnalis Palestina oleh Israel Bencana yang Guncang Dunia
Surat kabar itu mengklaim WHO sedang melihat apakah vaksin cacar (smallpox) dapat digunakan secara efektif untuk mengatasi penyebaran cacar monyet.
“Sementara itu, pemerintah Inggris telah memesan stok tambahan vaksin cacar (smallpox), yang diberikan kepada orang-orang yang mungkin telah terkena cacar monyet,” papar laporan Telegraph.
“Di atas 5.000 dosis yang dimiliki pihak berwenang Inggris saat ini, pesanan telah dilakukan untuk 20.000 suntikan lagi,” ungkap laporan itu.
Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid mengatakan pada Jumat bahwa 11 kasus cacar monyet telah diidentifikasi, menggandakan jumlah infeksi yang diketahui di negara itu.
Lihat Juga :