WHO Gelar Rapat Darurat Bahas Wabah Cacar Monyet, Dunia Waspada

Sabtu, 21 Mei 2022 - 00:01 WIB
loading...
A A A
Laporan surat kabar mengatakan ada enam dari kasus yang dikonfirmasi di Inggris telah terdeteksi di antara pria homoseksual atau biseksual.

Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA), bagaimanapun, mengklarifikasi sebagian besar kasus tidak diyakini terkait.

Pihak berwenang menduga orang pertama yang dites positif mengidap penyakit itu di Inggris baru-baru ini kembali dari Nigeria, klaim surat kabar itu.

Pada Jumat, Jerman mengkonfirmasi kasus pertama cacar monyet, dan begitu juga Prancis, sehingga jumlah negara yang menangani virus di luar wilayah Afrika di mana itu endemic, menjadi sebelas termasuk Australia, Belgia, Kanada, Italia, Portugal, Spanyol, Swedia, dan AS.

Pihak berwenang Prancis mengungkapkan orang yang terinfeksi pertama di sana adalah seorang pria berusia 29 tahun yang tidak memiliki riwayat perjalanan baru-baru ini ke daerah-daerah yang secara tradisional terkait dengannya.

Di Portugal, lima kasus cacar monyet telah dikonfirmasi di daerah Lisbon, dengan 15 orang lainnya saat ini sedang diselidiki.

Di negara tetangga Spanyol, 23 orang diamati karena khawatir mereka mungkin tertular virus itu.

Swedia dan Italia masing-masing telah mencatat satu kasus.

Di luar Eropa, Australia pada Jumat melaporkan kasus cacar monyet pertama di Melbourne pada seorang pria yang baru-baru ini bepergian ke Inggris, dengan kasus lain yang dicurigai sedang diselidiki di Sydney.

Pada Kamis, otoritas kesehatan Kanada mengkonfirmasi dua kasus penyakit pertama di negara itu, sementara 17 kasus infeksi lainnya sedang diselidiki di provinsi Quebec.

Badan Kesehatan Masyarakat Kanada (PHAC) merilis pernyataan bahwa negara itu belum pernah menghadapi penyakit virus ini.

Pada Rabu, satu kasus cacar monyet dikonfirmasi di negara bagian Massachusetts, AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
WHO Peringatkan Skenario...
WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel
WHO Ungkap Lebih dari...
WHO Ungkap Lebih dari 16.500 Orang di Gaza Butuh Perawatan Medis Mendesak
BPOM dan WHO Perkuat...
BPOM dan WHO Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Wakil Gubernur Makkah...
Wakil Gubernur Makkah Pimpin Pencucian Ka'bah, Begini Urutan Prosesinya
Rekomendasi
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
Berita Terkini
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
Infografis
Dampak jika Indonesia...
Dampak jika Indonesia Batal Gelar Piala Dunia U-20 20239
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved