WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel

Jum'at, 20 Maret 2026 - 11:35 WIB
loading...
WHO Peringatkan Skenario...
PLTN Bushehr di Iran. Foto/ns energy
A A A
JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sedang mempersiapkan diri untuk potensi "insiden nuklir" di Iran, menurut seorang pejabat senior regional kepada Politico. Amerika Serikat (AS) dan Israel mengklaim serangan mereka bertujuan menghancurkan program pengayaan uranium Republik Islam, yang menurut Teheran bersifat damai.

Direktur Regional Mediterania Timur WHO, Hanan Balkhy, dilaporkan memperingatkan "skenario terburuk" dapat melibatkan serangan terhadap fasilitas nuklir di Iran atau penggunaan senjata nuklir oleh salah satu pihak yang bertikai, menurut Politico.

Tidak ada persiapan yang dapat melindungi kawasan tersebut dari konsekuensi yang dapat "berlangsung selama beberapa dekade," ia memperingatkan.

Sejak dimulainya kampanye militer AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari, situs-situs nuklir di seluruh negeri telah diserang. Hingga saat ini, belum ada kontaminasi radioaktif yang dilaporkan di wilayah tersebut.

Israel secara luas diyakini memiliki senjata nuklir yang tidak diumumkan. Pekan lalu, David Sacks, penasihat kecerdasan buatan dan kriptografi Presiden AS Donald Trump, mengatakan, "Pertahanan udara Israel bisa habis... dan kemudian Anda harus khawatir tentang Israel yang meningkatkan perang dengan mempertimbangkan penggunaan senjata nuklir."

Trump menepis kekhawatiran tersebut, dengan mengatakan kepada wartawan pada hari Senin bahwa, "Israel tidak akan melakukan itu."

Sementara itu, otoritas Iran mengatakan pada hari Selasa bahwa amunisi AS atau Israel telah menghantam di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr, insiden pertama yang dilaporkan sejak perang dimulai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
Pangeran Harry Siapkan...
Pangeran Harry Siapkan Pengawal Pribadi saat Kunjungi London
Lusi Tak Menyangka Dapat...
Lusi Tak Menyangka Dapat Hadiah Mobil dari Tabungan Dahsyat Arisan MNC Bank
Berita Terkini
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved