Sebanyak 12 Juta Selebaran Kemarahan Korut Siap 'Bombardir' Korsel

Senin, 22 Juni 2020 - 12:33 WIB
loading...
Sebanyak 12 Juta Selebaran...
Selebaran-selebaran hukuman dari Korea Utara yang akan dikirim ke Korea Selatan. Foto/KCNA
A A A
SEOUL - Rezim Korea Utara (Korut) yang dipimpin Kim Jong-un mengaku siap mengirim 12 juta selebaran propaganda ke wilayah Korea Selatan (Korsel) dengan armada balon udara. Jutaan selebaran yang akan "membombardir" Seoul itu diklaim sebagai ekspresi kemarahan Pyongyang.

Rencana pengiriman jutaan pamflet itu diumumkan media pemerintah Kim Jong-un, Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), Senin (22/6/2020).

Retorika Pyongyang ini berselang beberapa hari setelah mereka meledakkan kantor penghubung dua Korea di Kaesong sebagai luapan kemarahan karena Seoul tidak menindak para pembelot Korea Utara mengirim materi-materi propaganda anti-Kim Jong-un ke wilayah Korea Utara.

"Mereka (pasukan Korea Utara) sedang bersiap untuk membalas dengan penyebaran selebaran terbesar melawan musuh," tulis KCNA. (Baca: Balas Dendam, Korut Bersiap 'Bombardir' Korsel dengan Selebaran )

"Secara keseluruhan 12 juta selebaran dari segala jenis mencerminkan kemarahan dan kebencian orang-orang dari semua lapisan masyarakat" telah diproduksi," lanjut KCNA, yang menambahkan bahwa lebih dari 3.000 balon siap untuk mengirim jutaan selebaran itu jauh ke Korea Selatan.

"Waktu untuk hukuman pembalasan semakin dekat," imbuh media pemerintah Kim Jong-un tersebut.

Menurut laporan AFP yang mengutip para analis, Pyonygang telah melakukan serangkaian provokasi bertahap yang bertujuan memaksa konsesi dari Seoul dan Washington terkait pembicaraan denuklirisasi yang telah terhenti.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Detik-Detik 2 Helikopter...
Detik-Detik 2 Helikopter Tabrakan dan Tewaskan Penyanyi Oliver Tree, Menegangkan!
Rekomendasi
Kejutan, Spanyol Ditahan...
Kejutan, Spanyol Ditahan Imbang Cape Verde di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Berita Terkini
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved