Mengapa AS Cemburu dengan Pakistan yang Mampu Kembangkan Rudal Canggih?

Senin, 23 Desember 2024 - 03:35 WIB
loading...
Mengapa AS Cemburu dengan...
AS cemburu dengan Pakistan yang mampu kembangkan misil canggih. Foto/X/@Kalyal_Jatt_
A A A
ISLAMABAD - Kementerian Luar Negeri Pakistan telah menepis tuduhan yang diajukan oleh seorang pejabat senior AS bahwa program rudal balistik Islamabad menimbulkan ancaman bagi keamanan AS sebagai "tidak berdasar" dan "tidak rasional."

Pada hari Kamis, Jon Finer, wakil penasihat keamanan nasional pemerintahan Biden, mengklaim bahwa program rudal Islamabad menimbulkan "pertanyaan nyata" tentang niatnya.

"Pakistan telah mengembangkan teknologi rudal yang semakin canggih, dari sistem rudal balistik jarak jauh hingga peralatan yang memungkinkan pengujian motor roket yang jauh lebih besar," kata Finer. “Jika tren ini terus berlanjut, Pakistan akan memiliki kemampuan untuk menyerang target yang jauh melampaui Asia Selatan, termasuk di Amerika Serikat.”

Ia menyampaikan komentar ini sehari setelah Washington mengumumkan sanksi baru yang terkait dengan “empat entitas yang berkontribusi terhadap program rudal balistik Pakistan.”

Menanggapi pertanyaan media tentang pernyataan Finer dan sanksi baru pada hari Sabtu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan Mumtaz Zahra Baloch mengatakan “Dugaan persepsi ancaman dari kemampuan rudal dan sarana pengiriman Pakistan, yang dikemukakan oleh pejabat AS, sangat disayangkan.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved