Warga Super Kaya AS Berburu Paspor Emas di Negara Lain, Ini Alasannya

Selasa, 10 Mei 2022 - 12:25 WIB
loading...
Warga Super Kaya AS...
Portugal menawarkan paspor emas bagi siapa pun yang memenuhi syarat. Foto/tastefulspace.com
A A A
WASHINGTON - Perusahaan keuangan melaporkan jumlah warga super kaya Amerika Serikat (AS) yang ingin membeli kewarganegaraan di negara lain meningkat tiga kali lipat dalam beberapa tahun terakhir.

Penyebabnya diduga sebagai kemungkinan “pelarian” di tengah anjloknya kepercayaan pada kemampuan otoritas AS untuk mengelola ekonomi.

Jumlah warga Amerika yang sangat kaya yang membeli "paspor emas" dari negara lain telah melonjak sejak 2019, menurut perusahaan “migrasi investasi” yang dilaporkan mengalami peningkatan 300% atau lebih pada individu yang ingin membangun kewarganegaraan sekunder di luar negeri.

Baca juga: Biden Hidupkan Lagi UU Senjata era Perang Dunia II untuk Ukraina

Untuk label harga yang berkisar dari USD100.000 hingga USD9,5 juta (tergantung negaranya), semakin banyak pengusaha teknologi, selebritas, dan individu yang sangat kaya lainnya menggunakan apa yang disebut program “Citizenship by Investment” (CIP) untuk memastikan kemungkinan jalur keluar dari AS jika situasi domestik terus memburuk.

Baca juga: Zelensky Berbagi Gambar Prajurit dengan Lencana Nazi

Jajak pendapat yang diterbitkan 2 Mei menunjukkan hanya 40% pemilih AS yang memiliki keyakinan dalam penanganan urusan ekonomi oleh Presiden AS Joe Biden.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Kecelakaan Maut Minibus...
Kecelakaan Maut Minibus Tabrak Truk, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Michael Oliver Mendadak...
Michael Oliver Mendadak Dicoret di Laga Pertama Piala Dunia 2026, Ada Apa?
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Berita Terkini
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved