Taliban Perintahkan Wanita Afghanistan Pakai Burqa

Sabtu, 07 Mei 2022 - 20:50 WIB
loading...
Taliban Perintahkan...
Taliban Perintahkan Wanita Afghanistan Pakai Burqa. FOTO/Reuters
A A A
KABUL - Taliban pada Sabtu (7/5/2022) memberlakukan salah satu pembatasan paling keras pada kaum wanita Afghanistan sejak merebut kekuasaan negeri itu. Taliban memerintahkan kaum wanita Afghanistan untuk mengenakan burqa yang menutupi seluruh tubuh jika berada di depan umum.

Pemimpin tertinggi Afghanistan dan kepala Taliban, Hibatullah Akhundzada mengumumkan aturan itu. “Mereka harus mengenakan chadori (burka dari kepala hingga ujung kaki) karena itu tradisional dan penuh hormat,” kata sebuah dekrit atas namanya yang dirilis oleh otoritas Taliban pada sebuah upacara di Kabul.

Baca: Wanita Afghanistan Perjuangkan Hak Mengemudi di Bawah Tekanan Taliban

“Perempuan yang tidak terlalu tua atau muda harus menutup wajah mereka, kecuali mata, sesuai petunjuk syariah, untuk menghindari provokasi ketika bertemu laki-laki yang bukan mahram (kerabat dekat laki-laki dewasa),” lanjut dekrit itu, seperti dikutip dari AFP.

Perintah itu diperkirakan akan memicu kecaman di luar negeri. Banyak komunitas internasional menginginkan bantuan kemanusiaan untuk Afghanistan dan pengakuan pemerintah Taliban dikaitkan dengan pemulihan hak-hak perempuan.

Dekrit Akhundzada juga mengatakan bahwa jika perempuan tidak memiliki pekerjaan penting di luar, "lebih baik mereka tinggal di rumah". Selama rezim pertama mereka, Taliban telah mewajibkan burqa bagi wanita.

Baca: Hujan Lebat dan Banjir Landa Afghanistan, 22 Tewas dan Ratusan Rumah Hancur

Sejak mereka kembali berkuasa, Kementerian Promosi Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan mereka yang ditakuti telah mengeluarkan beberapa "pedoman" tentang apa yang harus dikenakan wanita tetapi dekrit hari Sabtu adalah tatanan nasional pertama.

Kelompok Islam garis keras memicu kemarahan internasional pada Maret ketika mereka memerintahkan sekolah menengah untuk anak perempuan ditutup, hanya beberapa jam setelah dibuka kembali untuk pertama kalinya sejak mereka merebut kekuasaan.

Para pejabat tidak pernah membenarkan larangan tersebut, selain mengatakan bahwa pendidikan anak perempuan harus sesuai dengan “prinsip-prinsip Islam.” Larangan itu juga dikeluarkan oleh Akhundzada, menurut beberapa pejabat Taliban.

Baca: Banyak Pengungsi Afghanistan Diusir, Jerman Lebih Utamakan Warga Ukraina

Kaum wanita juga telah diperintahkan untuk mengunjungi taman di ibu kota pada hari yang terpisah dari pria. Beberapa wanita Afghanistan awalnya menolak keras, mengadakan demonstrasi kecil dan protes di mana mereka menuntut hak atas pendidikan dan pekerjaan.

Namun Taliban menindak aksi unjuk rasa yang tidak disetujui ini dan menangkap beberapa pemimpin kelompok, menahan mereka tanpa komunikasi sambil menyangkal bahwa mereka telah ditahan.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Perang Berlanjut, Pakistan...
Perang Berlanjut, Pakistan Klaim Bunuh 274 Pejuang Taliban, 400 Luka-luka
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Meksiko vs Korea Selatan:...
Meksiko vs Korea Selatan: Mampukah Taegeuk Warriors Akhiri Kutukan?
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Dokter Tifa Ditangkap...
Dokter Tifa Ditangkap Polisi dan Dibawa ke Polda Metro Jaya, Ini Kata Kuasa Hukum
Berita Terkini
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Infografis
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Angkatan Laut Korut Dipersenjatai Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved