Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:38 WIB
loading...
Taliban Afghanistan...
Taliban menggelar parade militer di Afghanistan. Foto/taleb
A A A
KABUL - Para pemimpin Taliban Afghanistan mengatakan mereka bersedia bernegosiasi setelah Pakistan membom sejumlah kota besar. Menteri pertahanan Islamabad menyatakan kedua negara tetangga tersebut berada dalam "perang terbuka".

Perkembangan ini menyusul ketegangan dan bentrokan saling balas selama berbulan-bulan. Pakistan menyerang ibu kota Afghanistan, Kabul, dan kota Kandahar, tempat para pemimpin Taliban bermarkas, serta kota-kota lain, pada hari Jumat, dengan pertempuran juga berlanjut di sepanjang perbatasan. Kedua pihak telah melaporkan kerugian besar.

Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif, menyatakan "konfrontasi habis-habisan" dengan pemerintah Taliban, dengan menulis di X, "Sekarang ini adalah perang terbuka antara kami dan Anda."

Juru bicara pemerintah Afghanistan, Zabihullah Mujahid, mengatakan para pemimpin Taliban siap bernegosiasi dengan Pakistan untuk mengakhiri kekerasan.

"Emirat Islam Afghanistan selalu berusaha menyelesaikan masalah melalui dialog, dan sekarang kami juga ingin menyelesaikan masalah ini melalui dialog," kata Mujahid.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Prancis Konfirmasi Kasus...
Prancis Konfirmasi Kasus Ebola Pertama, Pasien Seorang Dokter!
Rekomendasi
Jaksa Ungkap Nama Samaran...
Jaksa Ungkap Nama Samaran Hery Susanto, Ada John Lennon 07 hingga Komandante
Prinsip Berkelanjutan,...
Prinsip Berkelanjutan, Jasa Marga Tingkatkan Pengelolaan Green Toll Road
Sarwendah Laporkan Ruben...
Sarwendah Laporkan Ruben Onsu ke KPAI Terkait Pengasuhan dan Nafkah Anak
Berita Terkini
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Infografis
Militer China Kepung...
Militer China Kepung Taiwan untuk Simulasi Invasi Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved