Hamas Serukan Bom Tel Aviv, Bentrok Baru Pecah di Masjid Al Aqsa

Minggu, 01 Mei 2022 - 03:35 WIB
loading...
Hamas Serukan Bom Tel...
Warga Palestina meneriakkan slogan menentang Israel saat Salat jumat di Masjid Al Aqsa, Yerusalem, 15 April 2022. Foto/anadolu
A A A
YERUSALEM - Bentrokan baru pecah di Masjid Al Aqsa pada Sabtu pagi (30/4/2022) setelah sejumlah orang dengan penutup wajah, yang mencoba menghadapi polisi, dihadang ratusan jamaah Muslim.

Perkembangan itu diungkapkan Jerusalem Post mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.

Selama beberapa pekan terakhir, hampir 300 warga Palestina terluka dalam bentrokan di kompleks Al Aqsa, yang merupakan situs tersuci ketiga Islam.

Baca juga: Rusia: Krisis Ukraina akibat Tujuan Kebijakan Amerika Serikat

Ini juga merupakan tempat tersuci Yudaisme, yang dikenal oleh orang Yahudi sebagai Temple Mount.

Baca juga: PM Solomon Tuding Australia Munafik Soal Pakta dengan China

Sumber mengklaim bahwa orang-orang yang wajahnya ditutupi mengibarkan bendera Hamas, sambil mengatakan, "Kami adalah orang-orang dari (pemimpin Hamas) Muhammad Deif" dan "bom Tel Aviv".

Baca juga: Turki akan Boikot Latihan NATO, Ini Alasannya

Perkembangan yang dilaporkan Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan 42 warga Palestina telah terluka dalam bentrokan setelah pasukan polisi Israel menyerbu kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur. Kerusuhan terjadi pada hari terakhir di bulan suci Ramadhan.

Polisi Israel merilis rekaman yang menunjukkan pemuda di kompleks melemparkan batu dan kembang api di lokasi pada dini hari Jumat, ketika polisi memasuki masjid.

Petugas polisi mengatakan mereka masuk untuk menahan "perusuh dan pelanggar hukum", beberapa di antaranya mencoba melemparkan batu ke arah Tembok Barat, situs suci Yahudi di bawah Al Aqsa.

Menurut pernyataan itu, petugas menggunakan "cara pembubaran kerusuhan" untuk menahan kerusuhan karena dua orang telah ditangkap, satu orang karena melempar batu dan orang lainnya karena "menghasut massa".

Bentrokan itu terjadi sebagai bagian dari gejolak umum dalam ketegangan yang mematikan di Israel, yang mengakibatkan operasi polisi besar-besaran yang dilakukan Israel di Tepi Barat.

Akibatnya, orang-orang Palestina yang marah dengan serangan itu, mengadakan protes massal. Jalur Gaza dilaporkan mengecam Israel dengan serangan roket.

Perselisihan status Masjid Al Aqsa sudah berlangsung lama, karena dianggap sebagai tempat suci baik dalam agama Yahudi maupun Islam.

Palestina telah berulang kali menuduh otoritas Yahudi menghalangi akses Muslim ke situs tersuci ketiga dalam Islam, terutama dengan mengizinkan sejumlah besar pengunjung Yahudi ke daerah itu dengan pengawalan polisi.

Organisasi militan Sunni Hamas mengendalikan Gaza dan berada dalam konflik berkepanjangan dengan Tel Aviv.

Hamas telah dinyatakan sebagai organisasi teroris di Israel, Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Uni Eropa dan Australia.

Pada musim semi 2021, Israel meluncurkan ratusan serangan udara dan rudal ke Gaza setelah pejuang Hamas menembakkan ribuan roket ke Israel selatan, yang menjadi kebakaran bilateral terburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Lebih dari 300 orang tewas dalam kekerasan itu, sebagian besar warga Palestina. Israel yang bersenjata lengkap dengan mudah menyerang warga sipil Palestina selama konflik.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Penampakan Pesawat Pengebom...
Penampakan Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh dan Meledak, Hancur Tak Berbekas
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
1.200 Pemukim Yahudi...
1.200 Pemukim Yahudi dan Menteri Israel Serbu Masjid Al Aqsa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved