Hamas Serukan Bom Tel Aviv, Bentrok Baru Pecah di Masjid Al Aqsa

Minggu, 01 Mei 2022 - 03:35 WIB
loading...
A A A
Petugas polisi mengatakan mereka masuk untuk menahan "perusuh dan pelanggar hukum", beberapa di antaranya mencoba melemparkan batu ke arah Tembok Barat, situs suci Yahudi di bawah Al Aqsa.

Menurut pernyataan itu, petugas menggunakan "cara pembubaran kerusuhan" untuk menahan kerusuhan karena dua orang telah ditangkap, satu orang karena melempar batu dan orang lainnya karena "menghasut massa".

Bentrokan itu terjadi sebagai bagian dari gejolak umum dalam ketegangan yang mematikan di Israel, yang mengakibatkan operasi polisi besar-besaran yang dilakukan Israel di Tepi Barat.

Akibatnya, orang-orang Palestina yang marah dengan serangan itu, mengadakan protes massal. Jalur Gaza dilaporkan mengecam Israel dengan serangan roket.

Perselisihan status Masjid Al Aqsa sudah berlangsung lama, karena dianggap sebagai tempat suci baik dalam agama Yahudi maupun Islam.

Palestina telah berulang kali menuduh otoritas Yahudi menghalangi akses Muslim ke situs tersuci ketiga dalam Islam, terutama dengan mengizinkan sejumlah besar pengunjung Yahudi ke daerah itu dengan pengawalan polisi.

Organisasi militan Sunni Hamas mengendalikan Gaza dan berada dalam konflik berkepanjangan dengan Tel Aviv.

Hamas telah dinyatakan sebagai organisasi teroris di Israel, Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Uni Eropa dan Australia.

Pada musim semi 2021, Israel meluncurkan ratusan serangan udara dan rudal ke Gaza setelah pejuang Hamas menembakkan ribuan roket ke Israel selatan, yang menjadi kebakaran bilateral terburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Lebih dari 300 orang tewas dalam kekerasan itu, sebagian besar warga Palestina. Israel yang bersenjata lengkap dengan mudah menyerang warga sipil Palestina selama konflik.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1500 seconds (11.97#12.26)