Senjata Israel yang Dipakai untuk Menyerang Suriah, Diduga Gunakan Roket Jarak Jauh

Senin, 23 Desember 2024 - 17:18 WIB
loading...
Senjata Israel yang...
Israel menggunakan berbagai senjata untuk menyerang Suriah. Foto/X/@DocumentIsrael
A A A
GAZA - Israel belum lama ini Kembali melancarkan serangannya, dengan menyerang Suriah menggunakan serangan Udara. Laporan media Suriah mengatakan pesawat tempur Israel telah melakukan puluhan serangan di seluruh wilayah, termasuk di ibu kota mereka, Damaskus.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang berpusat di Inggris mengatakan ada lebih dari 100 serangan terhadap sasaran militer. Serangan tersebut bahkan telah terjadi dua hari sebelumnya.

Dilansir dari BBC, serangan yang dilakukan Israel ini bertujuan untuk memusnahkan lokasi pembuatan senjata Kimia di Suriah yang diduga telah dipelopori oleh Iran.

Tidak diketahui di mana atau berapa banyak senjata kimia yang dimiliki Suriah, tetapi diyakini mantan Presiden Bashar al-Assad menyimpan persediaannya.

Meskipun OPCW dan PBB menghancurkan seluruh 1.300 ton bahan kimia yang dinyatakan pemerintah Suriah, serangan senjata kimia di negara itu masih terus berlanjut.

Senjata Israel yang Dipakai untuk Menyerang Suriah

Menteri Luar Negeri Gideon Sa'ar mengonfirmasi pada hari Senin bahwa Israel telah menyerang lokasi yang diduga memiliki senjata kimia dan roket jarak jauh di Suriah pada hari Minggu (8/12/2024).

Dalam jumpa pers untuk media asing, Sa'ar menekankan bahwa Israel bertindak sebagai tindakan pencegahan dan bahwa “satu-satunya kepentingan kami adalah keamanan Israel dan warga negaranya.”

Pernyataan Sa'ar muncul setelah jet tempur Angkatan Udara Israel menyerang puluhan target di seluruh Suriah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
Berita Terkini
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Infografis
Panglima Militer Israel:...
Panglima Militer Israel: Tentara yang Tewas di Gaza Jauh Lebih Banyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved