Horor! Kilang Minyak Ilegal Meledak, 100 Orang Tewas Terpanggang

Minggu, 24 April 2022 - 12:48 WIB
loading...
A A A
Komisaris itu mengatakan bahwa pemilik kilang telah dinyatakan buron oleh pemerintah Negara Bagian Imo, yang melaluinya Sungai Niger mengalir ke pantai selatan negara itu.

Negara Bagian Imo bersama dengan negara bagian Rivers dan Bayelsa yang berdekatan membentuk delta Sungai Niger, tempat kilang penyulingan ilegal berkembang. Minyak pertama kali dipompa di Bayelsa pada tahun 1955 oleh Shell, dan sejak itu sekumpulan perusahaan minyak multinasional pindah untuk mengekstrak emas hitam dari delta yang luas dan berawa.

Baca juga: Kereta Penumpang Nigeria Diserang, Diduga Dilakukan Kelompok Bandit Bersenjata

Minyak dari wilayah tersebut menyumbang antara 7% dan 10% dari PDB negara itu, tetapi kerusakan yang ditimbulkan pada ekosistem delta telah menjadi bencana besar, dan penduduk setempat harus menunggu menunggu puluhan tahun untuk mendapatkan ganti rugi. Shell, misalnya, diperintahkan untuk membayar kompensasi hanya pada tahun 2020 untuk tumpahan minyak besar-besaran di Rivers State yang terjadi pada tahun 1970.

Dengan pengangguran dan kemiskinan yang endemik di wilayah tersebut, penduduk setempat sering kali memanfaatkan jaringan pipa perusahaan minyak dan memperbaiki produknya sendiri. Proses ini, yang dikenal sebagai 'bunkering', berbahaya, dan menyebabkan kebocoran pipa setelahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
Bukan ke Iran atau Venezuela,...
Bukan ke Iran atau Venezuela, Apa yang Memicu AS Kirim Ratusan Tentara ke Negara Ini?
Langka, Pilot Ini Selamatkan...
Langka, Pilot Ini Selamatkan 80 Penumpang dari Pesawat yang Mesinnya Meledak di Udara
Inggris Diperintahkan...
Inggris Diperintahkan Bayar Rp9,6 Triliun untuk Ganti Rugi Pembunuhan Era Kolonial
Mengapa Akses ke Minyak...
Mengapa Akses ke Minyak Mentah Berat Venezuela Bikin Girang Kilang Minyak AS?
Jadwal Timnas Inggris...
Jadwal Timnas Inggris vs Kosta Rika dan Portugal vs Nigeria Live di VISION+
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Smotrich Serukan Penghancuran Gedung-Gedung di Ibu Kota Beirut
Rekomendasi
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Berita Terkini
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved