Perempuan-perempuan Kuat di Tengah Dunia Maskulin
Senin, 22 Juni 2020 - 06:37 WIB
loading...
A
A
A

Menjadi kaya dan berkuasa atas nasib finansial bukanlah satu-satunya cara untuk memegang kekuasaan. Alexandria, juga dikenal sebagai AOC, adalah anggota Kongres AS perwakilan distrik New York dan juga anggota partai Demokrat.
Cortez menjabat pada 2018 dan menjadi wanita termuda dalam sejarah politik di Kongres AS. Usia dan juga statusnya sebagai perempuan digadang-gadang menjadi harapan para generasi muda untuk bersuara di dunia politik. Tidak mengherankan bahwa pada 2019, majalah TIME memasukkannya di antara 100 orang paling berpengaruh di dunia.
5. Melinda Gates (Pemimpin Yayasan Bill & Melinda Gates)

Melinda Gates dikenal sebagai istri miliarder Bill Gates. Namun kariernya dalam bisnis dan filantropi membuat Melinda bisa melepaskan diri dari bayang-bayang sang suami. Tidak dapat disangkal, dia adalah wanita paling kuat dalam filantropi ketika dia bersama suami memimpin Yayasan Bill dan Melinda Gates. (Baca juga: Galang Dana Atasi Corona, The Bill & Melinda Gates Raih Rp3,93 T)
Yayasan mereka adalah yayasan amal terbesar di dunia, dengan dana abadi kepercayaan lebih dari USD40 miliar. Lewat yayasannya, Melinda memberi bantuan di berbagai belahan dunia untuk mengatasi kemiskinan, pendidikan dan sanitasi.
6. Mary Barra (CEO General Motors)

Mary Barra menjabat sebagai CEO General Motors sejak 2014. Dia mewarisi kinerja perusahaan yang masih tumbuh setelah mengalami pukulan luar biasa dalam krisis 2008.
Pada 2018, ia mendapat gaji lebih dari USD21 juta yang membuatnya menjadi pemimpin dengan bayaran tertinggi di antara para pemimpin pembuat mobil Tiga Besar Detroit. Barra berhasil memperluas dan memodernisasi investasi GM dengan berinvestasi pada mobil dan kendaraan listrik. (Baca juga: General Motors Jual 111.155 Unit Mobil Sepanjang April di China)
Pengawasannya terhadap perusahaan membantu GM menjadi nomor satu dalam Laporan Global 2018 tentang Kesetaraan Gender, menjadi salah satu dari hanya dua perusahaan multinasional di dunia yang tidak memiliki kesenjangan gender.
7. Nancy Pelosi (Ketua DPR Amerika Serikat)

Nancy Pelosi menjadi Ketua DPR (House of Representatives) ke-52 Amerika Serikat (AS). Itu membuatnya menjadi wanita dengan jabatan tertinggi dalam politik AS saat ini dan secara tradisional berada di urutan kedua untuk kursi kepresidenan.
Saat ini adalah periode ketiga wanita bernama lengkap Nancy D' Alesandro Pelosi sebagai Ketua DPR. Selama masa kepresidenan Donald Trump, Pelosi memperoleh lebih banyak pengakuan politik dan media. (Baca juga: Ketua DPR AS Robek Naskah Pidato State of Union Trump)
Lihat Juga :