7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Minggu, 28 Juni 2026 - 16:25 WIB
loading...
Presiden China Xi Jinping dulu pernah dikenal sebagai seorang petani sebelum menjadi pemimpin negara adikuasa. Foto/X
A
A
A
JAKARTA - Menjadi presiden atau perdana menteri bukan berarti sejak muda mereka sudah berkecimpung di dunia politik. Banyak pemimpin dunia mengawali hidup dengan profesi sederhana, bahkan ada yang bekerja sebagai buruh, petani, hingga penghibur. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga sebelum akhirnya memimpin negaranya.
Melansir DW, beberapa tahun yang lalu, Zelenskyy adalah seorang aktor dan penghibur yang menyindir korupsi dan salah urus di Ukraina dengan memerankan presiden Ukraina dalam serial televisi populer "Pelayan Rakyat." Terpilih pada tahun 2019, ia dengan cepat berkembang menjadi negarawan serius yang tampaknya dengan mudah mampu menemukan nada yang tepat dalam krisis. Mungkin justru karena, sebelum menjadi presiden, ia adalah seorang aktor komedi, presenter, dan memiliki bakat retorika yang luar biasa, yang memungkinkannya menggunakan kata-kata untuk mencapai dampak sebesar mungkin.
Melansir CNN, ayah Lula da Silva menentang pendidikan dan percaya bahwa menghidupi keluarga lebih penting, sehingga Lula da Silva baru belajar membaca pada usia 10 tahun.
Ia meninggalkan sekolah sepenuhnya setelah kelas lima untuk bekerja penuh waktu.
Istri pertamanya meninggal karena hepatitis pada bulan kedelapan kehamilannya bersama dengan anaknya.
Tidak puas dengan kurangnya representasi politik kelas pekerja di Brasil, ia memutuskan untuk terjun ke politik. Lula da Silva adalah anggota pendiri Partido dos Trabalhadores, Partai Buruh.
Ia percaya bahwa lembaga-lembaga global seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Organisasi Perdagangan Dunia lebih menguntungkan negara-negara kaya dan harus dirombak untuk memenuhi kebutuhan negara-negara berkembang, tempat sebagian besar penduduk dunia tinggal.
Ia adalah teman lama mantan pemimpin Kuba, Fidel Castro, dan mengunjunginya pada September 2003. Castro mendukung semua pencalonannya sebagai presiden.
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
1. Volodymyr Zelenskyy (Presiden Ukraina)
Sebelum menjadi Presiden Ukraina, Zelenskyy merupakan komedian, aktor, penulis naskah, dan produser televisi. Popularitasnya melejit lewat serial Servant of the People, di mana ia memerankan seorang guru yang mendadak menjadi presiden.Melansir DW, beberapa tahun yang lalu, Zelenskyy adalah seorang aktor dan penghibur yang menyindir korupsi dan salah urus di Ukraina dengan memerankan presiden Ukraina dalam serial televisi populer "Pelayan Rakyat." Terpilih pada tahun 2019, ia dengan cepat berkembang menjadi negarawan serius yang tampaknya dengan mudah mampu menemukan nada yang tepat dalam krisis. Mungkin justru karena, sebelum menjadi presiden, ia adalah seorang aktor komedi, presenter, dan memiliki bakat retorika yang luar biasa, yang memungkinkannya menggunakan kata-kata untuk mencapai dampak sebesar mungkin.
2. Luiz InĂ¡cio Lula da Silva (Presiden Brasil)
Pemimpin Brasil ini memulai karier sebagai operator mesin bubut di sebuah pabrik logam. Dia berhenti sekolah pada usia 14 tahun dan menjadi tukang logam terampil, di mana ia kehilangan jari kelingking kirinya akibat kecelakaan kerja pada tahun 1964.Melansir CNN, ayah Lula da Silva menentang pendidikan dan percaya bahwa menghidupi keluarga lebih penting, sehingga Lula da Silva baru belajar membaca pada usia 10 tahun.
Ia meninggalkan sekolah sepenuhnya setelah kelas lima untuk bekerja penuh waktu.
Istri pertamanya meninggal karena hepatitis pada bulan kedelapan kehamilannya bersama dengan anaknya.
Tidak puas dengan kurangnya representasi politik kelas pekerja di Brasil, ia memutuskan untuk terjun ke politik. Lula da Silva adalah anggota pendiri Partido dos Trabalhadores, Partai Buruh.
Ia percaya bahwa lembaga-lembaga global seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Organisasi Perdagangan Dunia lebih menguntungkan negara-negara kaya dan harus dirombak untuk memenuhi kebutuhan negara-negara berkembang, tempat sebagian besar penduduk dunia tinggal.
Ia adalah teman lama mantan pemimpin Kuba, Fidel Castro, dan mengunjunginya pada September 2003. Castro mendukung semua pencalonannya sebagai presiden.
3. Narendra Modi (Perdana Menteri India)
Sebelum memimpin India, Modi membantu ayahnya berjualan teh di stasiun kereta api. Kisah "penjual teh" ini menjadi salah satu cerita paling terkenal dalam perjalanan politiknya. Itu tidak lepas karena ayahnya, Damodardas Modi, mengelola warung teh di stasiun kereta api, dan Narendra muda sering membantunya.Lihat Juga :