10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan

Senin, 06 Juli 2026 - 18:20 WIB
loading...
10 Pemakaman Pemimpin...
Ayatollah Ruhollah Khomeini meninggal dunia pada 3 Juni 1989 dihadiri sekitar 10 juta rakyat Iran. Foto/BBC
A A A
TEHERAN - Wafatnya seorang pemimpin negara kerap menjadi momen bersejarah yang menyatukan jutaan rakyat dalam duka. Di berbagai negara, prosesi pemakaman kenegaraan bahkan berubah menjadi lautan manusia yang memadati jalan-jalan ibu kota untuk memberikan penghormatan terakhir.

Besarnya jumlah pelayat menjadi salah satu indikator besarnya pengaruh seorang pemimpin terhadap rakyatnya. Berikut daftar pemakaman pemimpin negara dengan jumlah rakyat terbanyak dalam sejarah dunia berdasarkan berbagai catatan sejarah dan estimasi para peneliti.

10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan

1. Ruhollah Khomeini (Iran) – Sekitar 10 Juta Pelayat

Ayatollah Ruhollah Khomeini meninggal dunia pada 3 Juni 1989. Prosesi pemakamannya di Teheran diperkirakan dihadiri sekitar 10 juta orang, menjadikannya salah satu kerumunan terbesar yang pernah tercatat dalam sebuah pemakaman.

Besarnya jumlah pelayat membuat prosesi sempat dihentikan karena peti jenazah sulit dibawa menuju lokasi pemakaman akibat desakan massa.


2. Gamal Abdel Nasser (Mesir) – Sekitar 5 Juta Pelayat

Presiden Mesir yang dikenal sebagai tokoh pan-Arabisme ini meninggal pada 28 September 1970. Diperkirakan sekitar lima juta warga memenuhi jalan-jalan Kairo untuk mengantarkan kepergian pemimpin yang sangat dihormati tersebut.

3. Mao Zedong (China) – Sekitar 2–5 Juta Pelayat

Mao Zedong wafat pada 9 September 1976. Selama masa berkabung nasional, jutaan warga memadati Beijing untuk memberikan penghormatan terakhir.

Sejumlah sejarawan memperkirakan jumlah pelayat mencapai antara dua hingga lima juta orang.

4. Kim Il Sung (Korea Utara) – Sekitar 2 Juta Pelayat

Kim Il Sung meninggal pada Juli 1994. Pemerintah Korea Utara menetapkan masa berkabung nasional dan jutaan warga mengikuti prosesi penghormatan di Pyongyang.

Berbagai pengamat memperkirakan sekitar dua juta orang ikut dalam prosesi tersebut.

5. Mustafa Kemal Atatürk (Turki) – Sekitar 1,5–2 Juta Pelayat

Pendiri Republik Turki ini meninggal pada 10 November 1938. Prosesi pemakamannya di Ankara dipadati lebih dari satu setengah juta rakyat yang datang dari berbagai wilayah.

6. Mahatma Gandhi – Sekitar 1–2 Juta Pelayat

Setelah dibunuh pada 30 Januari 1948, jutaan warga India mengiringi perjalanan terakhir Mahatma Gandhi menuju tempat kremasi.

Prosesi tersebut menjadi salah satu pemakaman terbesar dalam sejarah India modern.

7. Josip Broz Tito – Sekitar 1 Juta Pelayat

Presiden Yugoslavia ini meninggal pada 1980. Sekitar satu juta rakyat menghadiri prosesi pemakamannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Panglima IRGC Sumpah...
Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
69 TPU Jakarta Penuh,...
69 TPU Jakarta Penuh, Masyarakat Diimbau Rencanakan Pemakaman Sejak Dini
Data Direvisi, Jumlah...
Data Direvisi, Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran Tembus 600 Orang
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Minta Kader Perindo Peka Kondisi Sosial, Singgung Kasus Pencuri Ayam Tewas di Bali
Menko Airlangga Soal...
Menko Airlangga Soal Mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo: Yang Penting Institusinya
Ford dan Apple Bergabung...
Ford dan Apple Bergabung Bangun Teknologi Otomotif Cerdas
Berita Terkini
Tak Mau Tarik Pasukan...
Tak Mau Tarik Pasukan Zionis, Israel Justru Izinkan Tentara Maroko dan Uganda Berjaga di Rafah
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
Eropa Bagai Neraka Akibat...
Eropa Bagai Neraka Akibat Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas, Ini 5 Faktanya
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved