Dituduh Terlibat Genosida Gaza, Prancis Keluarkan Surat Perintah Penangkapan untuk 2 Wanita Israel

Rabu, 04 Februari 2026 - 10:37 WIB
loading...
Dituduh Terlibat Genosida...
Warga negara Prancis-Israel Nili Kupfer-Naouri (kiri) dan Rachel Tioutou (kanan) menghadapi surat perintah penangkapan di Prancis atas peran mereka dalam genosida Gaza. Foto/X
A A A
PARIS - Pihak berwenang Prancis mengeluarkan dua surat perintah penangkapan terhadap dua wanita Israel atas tuduhan "keterlibatan dalam genosida" di Jalur Gaza. Surat kabar Prancis Le Monde melaporkan langkah tersebut pada hari Senin, 2/1/2026.

Kedua wanita sayap kanan Israel, Nili Kupfer-Naouri dan Rachel Tioutou, yang juga memiliki kewarganegaraan Prancis, dituduh menghalangi masuknya bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza yang dilanda perang.

Menurut laporan tersebut, Kupfer-Naouri, seorang pengacara Prancis-Israel dan kepala organisasi Israel Is Forever, dan Tioutou, juru bicara kelompok Tsav 9, diduga menghalangi pengiriman bantuan ke Gaza.

Kupfer-Naouri membenarkan kasus tersebut dan mengatakan, "Bahayanya adalah saya tidak akan pernah bisa pergi ke Prancis, karena saya tidak berniat masuk penjara Prancis."

Ia menambahkan anggota Tsav 9 lainnya juga sedang diselidiki di Prancis.

Laporan media Israel menyebutkan organisasi pro-Palestina terlibat dalam kasus yang diajukan terhadap kedua wanita tersebut, termasuk kelompok Palestina Al-Haq, yang sebelumnya telah ditetapkan otoritas pendudukan Israel sebagai "organisasi teroris".

Baca juga: Memanas, Militer AS Tembak Jatuh Drone Iran yang Dekati Kapal Induk di Laut Arab
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved