Rusia: AS Hukum PM Pakistan Imran Khan karena Kebijakan Luar Negerinya

Selasa, 05 April 2022 - 19:38 WIB
loading...
A A A
Dalam pidato langsung yang disiarkan televisi di seluruh Pakistan pada 31 Maret, Perdana Menteri Khan menuduh AS menghasut mosi tidak percaya terhadapnya untuk merusak “kebijakan luar negeri independen” Islamabad dalam pemerintahannya.

Namun, Khan tampaknya memanggil AS secara tidak sengaja, karena dia dengan cepat mengoreksi dirinya sendiri.

Sebelum pidatonya, Khan juga mengadakan pertemuan Komite Keamanan Nasional (NSC), yang terdiri dari kepemimpinan politik dan militer Pakistan.

Dalam pertemuan tersebut, dia menyampaikan “bukti” “konspirasi asing” untuk menggulingkan pemerintahannya.

Setelah pertemuan NSC, Kantor Luar Negeri Pakistan mengatakan mereka telah mengeluarkan "manuver yang diperlukan" dari pemerintah asing melalui "saluran diplomatik".

Khan sejak itu mengkonfirmasi bahwa nota protes telah diserahkan ke Kedutaan Besar Amerika di Islamabad atas dugaan campur tangan dalam politik internal Pakistan.

Meskipun Lu telah menghindari membenarkan atau menyangkal tuduhan yang ditujukan kepadanya oleh Perdana Menteri Khan, Gedung Putih telah menolak klaim telah ikut campur dalam politik Pakistan.

“Kami mengikuti perkembangan di Pakistan, dan kami menghormati dan mendukung proses konstitusional Pakistan dan supremasi hukum,” papar Lu kepada harian India Hindustan Times dalam wawancara pada 2 April.

Dia menjawab pertanyaan tentang percakapannya dengan Duta Besar Pakistan pada 7 Maret.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Berita Terkini
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved