Jual Senjata ke Taiwan, China Sanksi 7 Perusahaan Pertahanan AS
Sabtu, 28 Desember 2024 - 11:45 WIB
loading...
Personel pertahanan Australia menguji sistem Pertahanan Udara Darat Jarak Pendek di Woomera Test Range. Foto/Raytheon Australia
A
A
A
BEIJING - China menjatuhkan sanksi kepada tujuh perusahaan pertahanan Amerika Serikat (AS) dan para eksekutifnya sebagai tanggapan atas penjualan senjata oleh Washington ke Taiwan yang melanggar prinsip Satu China.
Kebijakan itu diungkap Kementerian Luar Negeri China pada hari Jumat (27/12/2024).
Langkah tersebut dilakukan setelah Presiden AS Joe Biden yang akan lengser, pekan lalu mengesahkan paket bantuan militer senilai USD571,3 juta untuk Taiwan.
“Tindakan Washington mencampuri urusan dalam negeri China, dan merusak kedaulatan dan integritas teritorial China," ungkap Kementerian Luar Negeri China saat mengumumkan pembatasan tersebut.
Perusahaan yang menjadi sasaran sanksi tersebut termasuk Insitu Inc, Hudson Technologies Co, Saronic Technologies Inc, Raytheon Canada, Raytheon Australia, Aerkomm Inc, dan Oceaneering International Inc.
Kebijakan itu diungkap Kementerian Luar Negeri China pada hari Jumat (27/12/2024).
Langkah tersebut dilakukan setelah Presiden AS Joe Biden yang akan lengser, pekan lalu mengesahkan paket bantuan militer senilai USD571,3 juta untuk Taiwan.
“Tindakan Washington mencampuri urusan dalam negeri China, dan merusak kedaulatan dan integritas teritorial China," ungkap Kementerian Luar Negeri China saat mengumumkan pembatasan tersebut.
Perusahaan yang menjadi sasaran sanksi tersebut termasuk Insitu Inc, Hudson Technologies Co, Saronic Technologies Inc, Raytheon Canada, Raytheon Australia, Aerkomm Inc, dan Oceaneering International Inc.
Lihat Juga :