Rusia: AS Hukum PM Pakistan Imran Khan karena Kebijakan Luar Negerinya

Selasa, 05 April 2022 - 19:38 WIB
loading...
A A A
Zakharova kemudian melanjutkan dengan mengutip laporan pertemuan antara Majeed dan Lu pada 7 Maret.

Dalam pertemuan itu, pejabat Amerika memperingatkan Duta Besar Pakistan tentang "konsekuensi" jika Khan, sebagai Perdana Menteri, selamat dari mosi tidak percaya.

Mosi itu diajukan di Majelis Nasional Pakistan pada hari berikutnya, pada 8 Maret, oleh pemimpin Oposisi Shahbaz Sharif, pemimpin Liga Muslim Pakistan-Nawaz (PML-N).

Dia menggambarkan dugaan campur tangan AS sebagai upaya "tidak tahu malu".

Zakharova juga mengungkapkan harapan bahwa para pemilih Pakistan “diberitahu” tentang keadaan ini ketika mereka memberikan suara mereka di kotak suara dalam pemilu yang akan datang.

Pernyataan pejabat Rusia itu muncul sehari setelah Khan akhirnya menyebut Lu sebagai pejabat Amerika yang telah mengeluarkan surat “ancaman” kepada Islamabad melalui Duta Besar Pakistan di AS.

Khan mengungkapkan hal ini di kediamannya saat berbicara dengan sekelompok anggota parlemen yang meninggalkan partai Pakistan Tehreek-e-Insaaf (PTI).

Dia mengatakan bahwa pemerintahan Presiden AS Joe Biden tidak senang dengan perjalanannya ke Moskow pada 24 Februari, ketika Presiden Vladimir Putin mengumumkan dimulainya operasi militer khusus di Ukraina.

Sebelum 3 April, Khan belum mengungkapkan detail pasti dari "surat ancaman", yang pertama kali dia acungkan di depan ribuan orang pada pertemuan publik di Islamabad.

Dia menjuluki surat itu sebagai "konspirasi asing" untuk menggulingkan pemerintahannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Ngeri! Macan Tutul Masuk...
Ngeri! Macan Tutul Masuk Toko Miras, Serang Pegawai lalu Acak-Acak Minuman
Rekomendasi
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Berita Terkini
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved