Kepolisian Israel Menyelidiki Istri Netanyahu atas Tuduhan Menghalangi Keadilan
Sabtu, 28 Desember 2024 - 10:15 WIB
loading...
Sara Netanyahu bersama Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Foto/anadolu
A
A
A
TEL AVIV - Kepolisian Israel akan menyelidiki Sara Netanyahu, istri Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, atas tuduhan "menghalangi keadilan," menurut laporan media Israel pada hari Jumat (27/12/2024).
Perusahaan Penyiaran Publik Israel melaporkan polisi berencana memulai penyelidikan terhadap Sara Netanyahu atas tuduhan melecehkan seorang saksi dan mengganggu jalannya peradilan.
Langkah tersebut dilakukan setelah laporan investigasi terbaru yang ditayangkan di program Uvda Channel 12 menyajikan bukti yang menunjukkan keterlibatan Sara Netanyahu dalam mengorganisasi protes terhadap jaksa penuntut dalam persidangan suaminya, Liat Ben-Ari, dan terhadap salah satu saksi, Hadas Klein.
Jaksa Agung Israel Amit Aisman dan penasihat hukum pemerintah, Gali Baharav-Miara, mengeluarkan pernyataan pada Kamis malam yang mengonfirmasi polisi telah diinstruksikan melanjutkan penyelidikan setelah siaran tersebut.
Laporan tersebut menunjukkan Sara Netanyahu mungkin akan dipanggil untuk diinterogasi atau memberikan kesaksian dalam kasus tersebut.
Keputusan ini menuai kritik keras dari sejumlah pejabat pemerintah Israel, termasuk Menteri Kehakiman Yariv Levin, Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir, dan Ketua Knesset Amir Ohana.
Mereka menuduh Baharav-Miara menerapkan hukum secara selektif karena alasan politik, dan menyebutnya sebagai "kejahatan".
Perusahaan Penyiaran Publik Israel melaporkan polisi berencana memulai penyelidikan terhadap Sara Netanyahu atas tuduhan melecehkan seorang saksi dan mengganggu jalannya peradilan.
Langkah tersebut dilakukan setelah laporan investigasi terbaru yang ditayangkan di program Uvda Channel 12 menyajikan bukti yang menunjukkan keterlibatan Sara Netanyahu dalam mengorganisasi protes terhadap jaksa penuntut dalam persidangan suaminya, Liat Ben-Ari, dan terhadap salah satu saksi, Hadas Klein.
Jaksa Agung Israel Amit Aisman dan penasihat hukum pemerintah, Gali Baharav-Miara, mengeluarkan pernyataan pada Kamis malam yang mengonfirmasi polisi telah diinstruksikan melanjutkan penyelidikan setelah siaran tersebut.
Laporan tersebut menunjukkan Sara Netanyahu mungkin akan dipanggil untuk diinterogasi atau memberikan kesaksian dalam kasus tersebut.
Keputusan ini menuai kritik keras dari sejumlah pejabat pemerintah Israel, termasuk Menteri Kehakiman Yariv Levin, Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir, dan Ketua Knesset Amir Ohana.
Mereka menuduh Baharav-Miara menerapkan hukum secara selektif karena alasan politik, dan menyebutnya sebagai "kejahatan".
Lihat Juga :