Terungkap, Putin Kerahkan Beberapa Kapal Selam Rudal ke Atlantik Utara saat Nuklirnya Siaga Tinggi

Sabtu, 26 Maret 2022 - 07:02 WIB
loading...
A A A
Seorang ahli kekuatan nuklir Rusia juga mengeklaim bahwa senjata yang ditembakkan dari pesawat atau dari darat tidak ada di peluncur Rusia saat ini dan tetap disimpan di bungker, biasanya beberapa kilometer jauhnya dari lapangan terbang.

Awal pekan ini, Kremlin menolak untuk mengesampingkan penggunaan senjata nuklir di Ukraina.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov ditanya tiga kali oleh CNN apakah dia bisa secara definitif mengesampingkan kemungkinan pemimpin Rusia menekan tombol perintah serangan nuklir—dan tiga kali menolak untuk memberikan jawaban langsung.

Sebaliknya, Peskov hanya mengatakan bahwa doktrin Rusia memungkinkan Putin untuk menggunakan senjata nuklir untuk melihat dari "ancaman eksistensial"—meningkatkan kekhawatiran dia bisa membenarkan menggunakan senjata atas Ukraina, setelah sebelumnya mengatakan negara itu menimbulkan ancaman langsung terhadap keamanan Rusia.

Memerintahkan dimulainya "operasi militer khusus" pada 24 Februari, Putin mengeluarkan peringatan kepada siapa pun 'yang mungkin tergoda untuk ikut campur dalam peristiwa yang sedang berlangsung di Ukraina: "Siapa pun yang mencoba menghalangi jalan kita atau menciptakan ancaman bagi negara kita. Orang-orang harus tahu tanggapan Rusia akan segera dan membawa Anda ke konsekuensi yang belum pernah Anda temui dalam sejarah Anda."

Hanya tiga hari kemudian, pada 27 Februari, Putin kemudian memerintahkan pasukan nuklirnya untuk berada dalam posisi siaga tinggi dalam apa yang dia katakan sebagai tanggapan terhadap pernyataan agresif yang dibuat oleh aliansi NATO--yang secara khusus mengancam Barat.

Para pemimpin Barat dan badan-badan intelijennya telah memperingatkan dalam beberapa hari terakhir bahwa Putin mungkin akan mengambil tindakan putus asa saat perang di Ukraina.

Pada hari Minggu, Joe Biden mengulangi peringatan bahwa Kremlin tampaknya mengembangkan dalih untuk menggunakan senjata biologis atau kimia dengan menuduh Ukraina memilikinya—dengan mengatakan "punggung Putin bersandar pada tembok".

The Bulletin of Atomic Scientists, yang telah menerbitkan laporan tentang persenjataan nuklir dunia yang disusun oleh para ahli terkemuka dari Federasi Ilmuwan Amerika sejak 1987, memperbarui catatannya tentang persenjataan nuklir Rusia bulan lalu.

Disebutkan bahwa persediaannya sekitar 4.477 hulu ledak, di mana sekitar 1.588 adalah hulu ledak strategis yang dapat digunakan pada rudal balistik dan di pangkalan pengebom berat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Denny Sumargo Klarifikasi...
Denny Sumargo Klarifikasi Rumor Selingkuh, Tegaskan Momen di CCTV Hanya Syuting
Daftar Lengkap 32 Tim...
Daftar Lengkap 32 Tim Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Infografis
Menhan AS Perintahkan...
Menhan AS Perintahkan Pengerahan Kapal Selam Nuklir ke Timteng
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved