Analis Peringatkan Negara Eropa Timur Ini Mungkin Jadi Target Putin Berikutnya

Jum'at, 18 Maret 2022 - 14:42 WIB
loading...
A A A
Pada saat itu, Blinken menjanjikan dukungan Amerika untuk republik kecil itu, yang beberapa hari sebelumnya mengajukan keanggotaan Uni Eropa (UE) jalur cepat. Tetapi tanpa menjadi anggota UE atau NATO, tidak ada organisasi yang akan membantu secara substansial.

Baca juga: Cerita Warga Mariupol yang Melarikan Diri: Kota Kami Seperti Neraka!

"Blinken mengatakan bahwa AS mendukung Moldova. Bukan berarti mereka akan mendukungnya," kata Bosoni.

Secara kritis, itulah yang membedakan Moldova dari negara-negara bekas Uni Soviet lainnya, seperti negara-negara Baltik macam Lithuania, Latvia dan Estonia, yang semuanya telah menyatakan keprihatinan keamanan nasional di tengah meningkatnya ancaman dari tetangga Rusia mereka. Ketiganya adalah anggota Uni Eropa dan NATO, menunjukkan sekutu akan turun tangan jika terjadi invasi Rusia.

Dan itu membuat Moldova dalam posisi genting jika Rusia menjadikannya target berikutnya.

"Mungkin tidak dalam 48 jam. Mungkin 48 bulan dari sekarang," kata Watts.

Kedutaan Rusia di London dan New York serta Kementerian Luar Negeri Rusia tidak menanggapi permintaan komentar CNBC terkait hal ini.

Baca juga: Rusia: Beri Ukraina Sistem Pertahanan Udara Tidak Akan Membawa Perdamaian
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
AS Habiskan Rp671 Triliun...
AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi
Rekomendasi
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Berita Terkini
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved