Cerita Warga Mariupol yang Melarikan Diri: Kota Kami Seperti Neraka!

Jum'at, 18 Maret 2022 - 01:00 WIB
loading...
Cerita Warga Mariupol...
Cerita Warga Mariupol yang Melarikan Diri: Kota Kami Seperti Neraka!. FOTO/Reuters
A A A
MARIUPOL - Keluarga Ukraina yang melarikan diri menggambarkan "neraka" yang mereka tinggalkan di kota Mariupol yang terkepung. Mereka mengaku melihat mayat di jalanan, terpaksa tidur di suhu di bawah nol derajat, dan bersembunyi di ruang bawah tanah.

Dihantam tanpa henti oleh pasukan Rusia, warga Mariupol mengatakan bahwa mereka terpaksa mencairkan salju untuk air minum dan memasak sisa makanan di atas api terbuka dengan makanan, air, dan pasokan listrik terputus.

Baca: Rusia Dituduh Bombardir Teater Mariupol, Ada 1.200 Warga Ukraina di Dalamnya

"Mereka menembakkan begitu banyak roket," kata Tamara Kavunenko (58), kepada AFP, seperti dikutip dari Channel News Asia. Tamara adalah salah satu dari 4.300 warga Mariupol yang melarikan diri ke pusat kota Ukraina, Zaporizhzhia minggu ini.

"Di jalan-jalan ada banyak mayat warga sipil yang tewas," katanya. "Ketika salju datang, kami mengumpulkannya dan mencairkannya untuk air. Jika tidak, kami merebus air dari sungai untuk diminum. Ini bukan Mariupol lagi. Ini neraka," ungkapnya.

Ukraina mengatakan lebih dari 2.000 orang telah tewas sejauh ini di kota, target strategis utama untuk pasukan Moskow. Mariupol berpotensi menghubungkan pasukan Rusia di Krimea ke barat dan Donbass ke timur, sementara memotong akses Ukraina ke Laut Azov.

Pada hari Kamis, Ukraina menuduh Rusia mengebom sebuah teater di kota pelabuhan tempat ratusan orang berlindung, meskipun ada tanda bertuliskan "DETI" - atau anak-anak dalam bahasa Rusia - terukir di tanah di kedua sisi gedung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
Amerika Serikat vs Paraguay:...
Amerika Serikat vs Paraguay: Awal Krusial di Grup D Piala Dunia 2026
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
4 Tentara Wanita Israel...
4 Tentara Wanita Israel yang Dibebaskan Tersenyum dan Lambaikan Tangan ke Warga Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved